Beranda News Liputan Khusus Sempat Tertahan, Akhirnya 437 Penumpang Bisa Menyeberang ke Pelabuhan Merak

Sempat Tertahan, Akhirnya 437 Penumpang Bisa Menyeberang ke Pelabuhan Merak

614
BERBAGI
Ratusan calon penumpang jalan kaki yang tertahan saat menunggu giliran penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni. Foto dibidik Sabtu (16/5/2020) malam. Foto: Teraslampung.com/Zainal Asikin

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT. ASDP) cabang Bakauheni, akan menyeberangkan 437 penumpang pejalan kaki yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak-Banten yang sebelumnya sempat tertahan penyeberangannya sejak beberapa hari lalu di Pelabuhan Bakauheni.

Dari 437 penumpang pejalan kaki tersebut, masih ada sekitar 267 penumpang pejalan kaki lainnya yang saat ini tengah menunggu giliran penyeberangan.

Humas PT ASDP cabang Bakauheni Saifulahil Maslul Harahap saat dikonfirmasi mengatakan, ratusan penumpang pejalan kaki tersebut, akan diseberangkan secara bertahap setelah sebelumnya mereka sempat tertahan di Pelabuhan Bakauheni.

“Penyeberangan para penumpang pejalan kaki itu, setelah dilakukan proses penyemprotan disinfektan dan pengecekan suhu tubuh oleh petugas,”ujarnya kepada teraslampung.com, Minggu (17/5/2020).

Saifulahil mengutarakan, pada saat akan melakukan penyeberangan dan ketika akan naik ke kapal Feri yang sandar di Pelabuhan Bakauheni, ratusan penumpang pejalan kaki itu akan mendapat pengawalan ketat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Selatan bersama General Manager (GM) PT ASDP cabang Bakauheni, Kepala BPTD wilayah VI Bengkulu-Lampung Wilayah kerja (Wilker) Bakauheni, Kepala KSKP Bakauheni dan sejumlah personel dari TNI-Polri.

“Jadi setelah melalui proses yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sesuai protokol kesehatan, sudah ada sekitar 437 penumpang pejalan kaki yang menyeberang menuju ke Pelabuhan Merak-Banten,”ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Pelabuhan Bakauheni, Minggu siang tadi, kata Saifulahil, dari 437 calon penumpang yang diberangkatkan, tercatat ada sekitar 267 calon penumpang pejalan kaki lainnya yang saat ini masih menunggu proses keberangkatan selanjutnya.

Ratusan penumpang pejalan kaki itu, sebanyak 312 penumpang adalah pekerja lepas di PT. KSO Pratiwi Darma cabang Jambi dan Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Mereka adalah pekerja yang telah di PHK dan merupakan warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dan juga dari Kabupaten Garut dan Kuningan, Jawa Barat.

“Untuk penumpang pejalan kaki yang tertahan saat ini, masih dilakukan proses pemberangkatan. Saat ini mereka masih menjalani penyemprotan disinfektan dan pengecekan suhu tubuh sebelum mereka naik ke kapal,”terangnya.

Dia menambahkan, setelah ratusan para penumpang pejalan kaki tersebut sampai di Pelabuhan Merak-Banten, mereka akan diangkut menggunakan moda transportasi bus yang difasilitasi oleh Direktorat jenderal perhubungan darat (Ditjenhubdar) menuju ke daerah asal mereka masing-masing.

“Para penumpang tersebut juga sudah diberikan arahan, jadi setibanya mereka didaerah tujuannya agar melakukan rapid test dan isolasi mandiri,”pungkasnya.

Loading...