Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Semua Fraksi DPRD Sepakat RAPBD Bandarlampung 2020 Disahkan

Semua Fraksi DPRD Sepakat RAPBD Bandarlampung 2020 Disahkan

242
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Delapan fraksi di DPRD Kota Bandarlampung sepakat menerima dan menyetujui RAPBD Bandarlampung 2020 untuk disahkan menjadi APBD Bandarlampung 2020.

DPRD dan Pemkot Bandarlampung menetapkan APBD tahun 2020 sebesar Rp3.050.534.371.712. Dana itu terdiri dari:  Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp980.709.788.662, Dana Perimbangan sebesar Rp1.452.991.685.000, serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp616.832.898.050.

Sementara untuk belanja daerah ditetapkan sebesar Rp2.924.034.037.712 yang terbagi dalam Belanja Tidak langsung sebesar : Rp1.166.726.754.715 dan belanja langsung sebesar Rp1.757.307.616.996.

“Berdasarkan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) maka kami merekomedasikan RAPBD 2020 Kota Bandarlampung untuk dapat disetujui dan disahkan menjadi Perda,” kata juru bicara Banggar Agusman Arif dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda pembicaraan tingkat II yaitu penyampaian laporan Badan Anggaran dan pengambilan keputusan terhadap Raperda APBD, Senin 25 November 2019 di ruang rapat paripurna.

Dalam rapat paripurna tersebut ada fraksi yang menyoroti pembangunan flyover dan under pass serta tidak adanya lift di gedung satu atap. Menanggapi hal tersebut Walikota Herman HN menjelaskan, pembangunan flyover dan under pass tersebut berdasarkan kebutuhan dimana jalan Urip Soemaharjo sudah sangat macet.

“Jalan Urip Soemohardjo benar-benar krodit makannya kita akan bangun under pass dan flyover. Di sana macet meski sudah dilakukan rekayasa lalu-lintas, kalau gak yakin kita sama-sama ke sana,” jelasnya.

“Sedangkan untuk lift mudah-mudah bulan Desember 2019 ini sudah jadi. Untuk sementara dua dulu, kan ada empat lift-nya,” tambahnya.

Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi membenarkan adanya fraksi yang mengkritisi pembangunan flyover dikarenakan masih perlu analisis yang mendalam.

“Teman-teman menginginkan sebelum pembangunan flyover itu ada analisis yang mendalam, baik itu amdal lalinnya. Jangan seperti flyover di Jalan Pramuka yang membuat bingung pengemudi,” katanya.

 

Dandy Ibrahim