Beranda News Internasional Seorang Pekerja Migran Indonesia di Singapura Terjangkit Virus Corona

Seorang Pekerja Migran Indonesia di Singapura Terjangkit Virus Corona

359
BERBAGI
(Dari kiri) Direktur layanan medis di Kementerian Kesehatan Singapura, Kenneth Mak; Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong; Sekretaris Tetap untuk Tenaga Kerja Singapura, Aubeck Kam; dan direktur sekolah di Kementerian Pendidikan Liew Wei Li pada konferensi pers pada 4 Februari 2020. ST FOTO: Kua Chee Siong/Straits Times
(Dari kiri) Direktur layanan medis di Kementerian Kesehatan Singapura, Kenneth Mak; Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong; Sekretaris Tetap untuk Tenaga Kerja Singapura, Aubeck Kam; dan direktur sekolah di Kementerian Pendidikan Liew Wei Li pada konferensi pers pada 4 Februari 2020. ST FOTO: Kua Chee Siong/Straits Times

TERASLAMPUNG.COM — Singapura melaporkan enam kasus terbaru terkait virus corona jenis baru atau 2019-NCoV, yang disebabkan interaksi dengan warga lokal. Salah satu yang terinfeksi adalah wanita Indonesia yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Strait Times pada  Selasa (4/2/2020) melaporkan, perempuan Indonesia yang terinfeksi virus corona berusia 44 tahun. Dia tinggal bersama majikannya di Jalan Bukit Merah dan tidak punya riwayat pernan melakukan perjalanan ke China.

Perempuan yang tidak disebut namanya itu melaporkan gejala akibat virus corona pada Minggu (2/2/2020). Ia kemudian diterima di Rumah Sakit Singapura (SGH) pada Senin 3 Februari 2020.

Singapura akan mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengurangi interaksi antarmanusia, untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Virus corona di China telah menewaskan 425 orang dan menginfeksi 20 ribu orang, dan menyebar setidaknya ke-25 negara, termasuk Thailand, Malaysia, Spanyol, Amerika Serikat, hingga Uni Emirat Arab.

Menurut Kementerian Kesehatan Singapura, sekarang ada 24 kasus yang dikonfirmasi di Singapura. Empat dari kasus baru tersebut merupakan “penularan lokal terbatas”, Kementerian Kesehatan (Kemkes) mengatakan pada hari Selasa.

“Namun, tidak ada bukti penularan meluas,” kata Menteri Kesehatan Gan Kim Yong pada konferensi pers.

Kini pemerintah Singapura akan mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengantisipasi merebaknya virus corona membatalkan pertemuan massal, meliburkan sekolah, dan mengurangi layanan perawatan yang tidak esensial – untuk memperlambat penyebaran penyakit.

Bukti terkini menunjukkan bahwa virus corona dapat disebarkan oleh tetesan dari orang yang terinfeksi. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah melalui kebersihan pribadi dan tanggung jawab sosial. Bisnis dan organisasi juga disarankan untuk membersihkan tempat mereka lebih sering, terutama daerah dengan lalu lintas tinggi.

Loading...