Beranda Views Sepak Pojok Sepak Pojok: Pesta Jakarta

Sepak Pojok: Pesta Jakarta

261
BERBAGI

Tomi Lebang

Sylviana Murni menawarkan buah-buahan di atas meja kepada Ahok. Senyum sang mantan None Jakarta tersungging manis. Ahok tampak merangkul Agus Harimurti, menyapa hangat, menitip salam kepada sang ayah.

Saat di panggung, Anies Baswedan dan Ahok duduk terpisah oleh Djarot. Tapi keduanya malah meliukkan badan melewati belakang Djarot, berbicara dengan akrab, ketawa-ketawa.
Berkali-kali mereka tertawa terbahak-bahak. Keenamnya ceria. Salaman, cipika-cipiki, saling memuji dan mungkin juga saling memanggil elo-gue ala anak Jakarta.

Di Kemayoran, enam orang ini diantar para pendukung dengan yel-yel gembira layaknya pertandingan olahraga. Pendukung Ahok mengajak Agus Harimurti berfoto. Tentu juga tak melewatkan tokoh Tanah Abang yang sungguh tenar, Haji Lulung, untuk bergambar bersama. Dan Haji Lulung gembira nian.

Dan pidato-pidato para kandidat: menenangkan, menomorsatukan rakyat Jakarta. Semua cair dan menyenangkan. Semua menikmati.
Begitulah.

Enam orang terbaik Jakarta bertemu di atas panggung yang gemerlap tapi sederhana di JIExpo, Kemayoran, malam ini. Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang akan mengelola Jakarta untuk lima tahun lamanya, 2017-2022. Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno. Masing-masing didampingi para pendukung dan tim sukses.
Disaksikan rakyat Jakarta, dicermati penduduk seluruh negeri.

Dan yang tampak sesungguhnya bukanlah sekadar kontestasi. Demokrasi ini pesta, dan dengan pesta kita bergembira.

Di Jakarta, kami baik-baik saja! Kami sedang berpesta. Kami bergembira.