Beranda Ruwa Jurai Tanggamus Sepekan Operasi Zebra, Polres Tanggamus Tindak 1.253 Pengendara

Sepekan Operasi Zebra, Polres Tanggamus Tindak 1.253 Pengendara

87
BERBAGI
Sejumlah kendaraan roda dua saat dilakukan pemeriksaan oleh anggota Satlantas Polres Tanggamus dalam Operasi Zebra Krakatau 2018.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TANGGAMUS — Selama sepekan digelarnya Operasi Zebra Krakatau 2018, Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus menindak atau memberikan tilang kepada 1.253 pengedara kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas di wilayah Tanggamus dan Pringsewu.

Kasat Lantas Polres Tanggamus, AKP Dade Suhaeri mengatakan, selama sepekan digelarnya Operasi Zebra, ada sekitar 1.253 pelanggar yang ditindak berdasarkan tempat. Untuk wilayah Tanggamus ada 797 pelanggar dan 486 pelanggar di wilayah Pringsewu.

“Dari seluruh pelanggaran itu, jumlah pelanggar terbanyak dilakukan pengendara motor yang tidak menggunakan helm standar dan tidak membawa kelengkapan surat kendaraan,”ujarnya, Selasa 6 November 2018.

Dikatakannya, untuk pengendara motor yang melawan arus sebanyak 78 pelanggaran, pengendara dibawah umur 62 pelanggar, tidak menyalakan lampu utama 235 pelanggar dan tidak adanya kelengkapan surat-surat kendaraan 285 pelanggar.

Sedangkan untuk kendaraan lainnya, kata AKP Dade Suhaeri, yakni roda empat atau lebih ada 117 pelanggar yang tidak menggunakan sabuk pengaman, 2 pelanggar yang menggunakan ponsel saat mengemudi, 22 pelannggar bermuatan melebihi kapasitas tonase dan lainnya ada 78 pelanggar.

“Dari 1.253 pelanggar yang ditindak itu, barang bukti yang diamankan 467 STNK, 781 SIM dan 5 unit sepeda motor,”ungkapnya.

AKP Dade Suhaeri menghimbau, agar masyarakat mematuhi aturan yakni dengan melengkapi surat-surat kendaraan dan kelengkapan perorangan, helm standar SNI, nyalakan lampu utama meski di siang hari dan patuhi aturan lintas untuk tertib di jalan agar tidak terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Jadi mulailah stop pelanggaran, stop kecelakaan, patuhi peraturan lalu lintas untuk keselamatan kemanusiaan.”imbaunya.

AKP Dade Suhaeri mengutarakan, Operasi Zebra Krakatau 2018 ini, akan berlangsung selama 14 hari kedepan (30 Oktober-12 November 2018). Ada beberapa fokus pelanggaran yang jadi perhatian, yakni pengendara dibawah umur, kelebihan muatan, tidak menggunakan helm, pengendara yang menggunakan ponsel dan pengendara dalam kondisi mabuk.

Tujuan digelarnya Operasi Krakatau 2018 ini, lanjut dia, tidak lain untuk meningkatkan kedisiplinan pengendara, mengurangi laka lantas, mengurangi tingkat fasilitas dan meningkatkan kepercayaan kepada Polri dan terwujudnya ketertiban lalulintas.

“Operasi Zebra ini dimaksudkan untuk melakukan penegakkan hukum dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas. Selain itu juga, Operasi Zebra ini digelar sebagai upaya cipta kondisi menjelang Operasi Lilin 2018,”terangnya.

Loading...