Beranda Hukum Narkoba Serang Polisi Dengan Golok, Bandar Narkoba Ditembak Mati

Serang Polisi Dengan Golok, Bandar Narkoba Ditembak Mati

417
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono (tengah) bersama Wadir Narkoba Polda Lampung, AKBP Wika Hardianto ( kiri) dan Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Kompol Mantoni Tihang (baju putih) menunjukkan barang bukti ganj.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung menembak mati bandar narkoba, Dadang Sutisna (29), di Jalan Yasir Hadi Broto, Kelurahan Tanjung Gading, Kedamaian, pada Kamis (9/2/2017) sore lalu. Polisi menembak mati warga Kelurahan Kebon Jeruk, Tanjungkarang Timur tersebut karena menyerang petugas dengan golok saat akan ditangkap.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono, mengatakan petugas menembak Dadang karena melawan saat akan ditangkap dengan menyerang petugas dengan golok.

“Dadang mengeluarkan golok dan langsung mengejar petuga. Saat itu juga langsung diambil tindakan tegas melumpuhkan Dadang dengan timah panas,”ujarnya, Jumat (10/2/2016).

Menurutnya, tersangka Dadang menghembuskan nafas terakhir, saat dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Umum Abdul Moelok (RSUAM).

Dari tangan tersangka, kata Murbani, petugas menyita barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis golok, pisau garpu, satu buah timbangan digital dan empat pack plastik klip bening.

“Barang bukti lainnya yang disita, 23 paket besar ganja kering siap edar, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX BE 4281 BR dan satu unit ponsel merk Advan,”ungkapnya.

Dikatakannya, selain tersangka Dadang, petugas juga menangkap Feri Junaidi (26), warga Kampung Sawah Lama, Tanjungkarang Timur. Tersangka Feri, merupakan kurir atau orang suruhan tersangka Dadang.

“Petugas melumpuhkan Feri dengan tembakan di kaki, karena saat akan ditangkap tersangka berusa melarikan diri,”jelasnya.