Beranda Teras Berita Sebanyak 137.795 Ribu Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Idul Fitri

Sebanyak 137.795 Ribu Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Idul Fitri

215
BERBAGI

Zaenal Asikin/Teraslampung.com

Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko meninjau pasukan pada Gelar  Apel Pasukan Operasi Ketupat 2014 di Lapangan Korpri Pemprov Lampung, Senin (21/7). Foto: teraslampung.com/zaenal asikin

BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 137.795 personel gabungan se-Indonesia untuk mengamankan arus mudik dan balik lebaran 1435 H tahun 2014 telah dilepas. Di antara ratusan ribu personel tersebut, sebanyak 1.969 bertugas mengamankan wilayah Lampung.

“Melalui pagelaran operasi ketupat tahun 2014 ini, personel gabungan yang diterjunkan untuk pengamanan arus mudik dan balik dilampung sebanyak 1.969 personel. Namun untuk keseluruhan kekuatan personil yang diturunkan dalam pengamanan arus mudik dan balik seluruh Indonesia sebanyak 137.795 personil, yang terdiri dari 86.243 personel Polri dan 51.552 personel dari instasi terkait,” kata Kapolda Lampung, Brigjen Pol Heru Winarko, saat memberikan  sambutannya pada Gelar  Apel Pasukan Operasi Ketupat 2014 di Lapangan Korpri Pemprov Lampung, Senin (21/7).

Acara pelepasan pasukan tersebut, dihadiri oleh Wakapolda, Irwasda, pejabat utama Polda, TNI dari AD, AL, AU, Wagub, Forkopimda, para pejabat instansi sipil, dan peserta apel gelar pasukan dari seluruh jajaran kesatuan.

Menurut Heru gelar apel pasukan merupakan tahapan penting yang harus dilaksanakan dalam suatu proses manajerial, untuk memastikan bahwa Polri benar-benar siap mengamankan pemudik selama ‘musim’ arus mudik Lebaran 2014.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dilakukan pengecekan mendetail, sehingga seluruh rencana yang telah dirancang dapat diimplementasikan secara optimal. Dengan begitu, keamanan, kenyamanan dan kondusifitas pada perayaan idul fitri benar-benar dapat dirasakan
masyarakat,” kata dia.

Menurut Heru momen pengamanan lebaran tahun ini bersamaan dengan penyelenggaraan agenda nasional pemilu 2014. “Dengan adanya kekuatan polri yang didukung TNI, Pemda, Mitra Kamtibmas dan Stakeholders. Maka perayaan idul fitri 1435 H akan berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

Terkait pengamanan penetapan hasil pemilu pada Selasa (22/7), Kapolda memastikan akan berjalan aman dan tertib serta kondusif. “Siapa pun yang nantinya akan dipilih rakyat melalui pesta demokrasi ini, pastinya harus kita dukung bersama dalam tugasnya menjalankan amanah rakyat guna menggerakkan roda pemerintahan menuju kehidupan adil, makmur dan sejahtera,” harapnya.

Ditambahkannya, pada tahun ini diperkirakan terjadi peningkatan jumlah pemudik sebanyak 27,9 juta jiwa atau naik sekitar 7 % dari jumlah pemudik pada tahun lalu.

“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev) pelaksanaan operasi ketupat ini, gangguan kamtibmas berupa kejahatan mengalami penurunan sebesar 49,57 % dari sebanyak 5.084 jumlah kejahatan pada tahun 2012 menjadi 2.564 pada tahun 2013,” paparnya.

Beberapa gangguan kamtibmas, kata Heru, menjadi perhatian serius dari semua kalangan antara lain pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, pencurian dengan kekerasan serta aksi sweeping.

“Untuk pelanggaran lalulintas mengalami kenaikan sebesar 101,61% dari jumlah 77.502 pelanggaran tahun 2012 menjadi 156.250 pelanggaran pada 2013. Sedangkan angka kecelakaan lalulintas, mengalami penurunan sebesar 29,77 % dari jumlah 5.233 pada tahun 2012 menjadi 3.675 tahun 2013,” urainya.

Jumlah  korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas, kata dia, mengalami penurunan sebesar 12,44 % dari jumlah 908 korban pada tahun 2012 menjadi 795 korban pada tahun 2013.

” Kami mengharapkan dalam operasi ketupat tahun 2014 ini, dapat tercipta kondisi kamtibmas yang mantap, menurunnya angka kriminalitas dan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dengan indikator berkurangnya angka kecelakaan lalulintas, korban meninggal dunia, titik kemacetan dan lancarnya arus lalulintas,” tandasnya.

Loading...