Beranda News Sosial Serikat Pekerja PTPN VII Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Sinabung

Serikat Pekerja PTPN VII Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Sinabung

268
BERBAGI
PTPN 7_Ilustrasi

Mas Alina Arifin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Para karyawan PT Perkebunan Nusantara VI yang tergabung dalam Serikat Pekerja PTPN VII (SPPN) memberikan bantuan senilai Rp 50 juta kepada korban erupsi Gunung Sinabung yang terjadi beberapa waktu lalu.

Bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan seluruh pekerja PTPN VII yang ada di tiga wilayah kerja yakni Lampung, Sumatera Selatan dan Bengkulu.

“Dari tiga wilayah PTPN VII itu, bantuan itu kemudian dikumpulkan Federasi Serikat Perkeja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) yang merupakan induk organisasi Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PT Perkebunan Nusantara I s.d XIV (Persero), Lembaga, Anak Perusahaan Lingkup BUMN Perkebunan dan DAPENBUN, jumlah dana yang terkumpul sebesar Rp493.250.000,” kata Ketua Umum SPPN VII Vedy Pudiansyah, di Bandarlampung, Rabu (26/2).

Menurut Fedy, penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Umum FSPBUN Tuhu Bangun dan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di pengungsian melalui program “FSPBUN Peduli” sebagai ungkapan kepedulian terhadap sesama.

“Tahap pertama kegiatan “FSPBUN Peduli” bantuan diserahkan kepada dua posko lokasi pengungsian yang ada di Kabanjahe dan satu posko utama Penanganan Erupsi Gunung Sinabung,” kata Fedy.

Fedy mengatakan di Posko Pengungsi Universitas Karo (UKA) I Jl. Djamin Ginting No. 41 Kabanjahe, terdapat pengungsi dari 4 desa yaitu Desa Berekah, Kutambelin, Simacem, K. Tonggal dengan jumlah KK sebanyak 591 KK dan jumlah pengungsi 1.973 jiwa yang terdiri dari 1.021 Laki-laki dan 952 Perempuan.

Bantuan yang diserahkan di posko ini berupa kebutuhan sehari-hari. Antara lain  susu bayi, makan ringan, pakaian, ikan asin, pakaian bayi, peralatan mandi, dan peralatan mencuci. Juga uang tunai sebesar Rp 10 juta yang bagi anak-anak di pengungsian Universitas Karo Kaban Jahe.

“Selanjutnya, bantuan diserahkan di Posko Pengungsi Mesjid Agung Kabanjahe, yang terdiri dari 6 desa yaitu Guru Kinayan, K. Tengah, Gamber, K. Gugung, Berastepu, Sukanalu yang berjumlah 226 KK dan jumlah pengungsi 765 jiwa yang terdiri dari 358 Laki-laki dan 407 Perempuan. Bantuan yang diberikan uang tunai sebesar Rp 11.080.000., dan kebutuhan sehari-hari.

Penyerahan di posko utama berupa natura dan kebutuhan sehari-hari pengungsi yang sama dengan di 2 posko pengungsi sebelumnya, hal ini dilakukan karena berdasarkan survei kebutuhan makanan di Pengungsian sudah terpenuhi, jadi FSPBUN lebih memberikan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari lainnya.

“”Dengan adanya kepedulian ini semoga dapat meringankan beban para pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung, dan berdoa agar bencana ini dapat segera berakhir,” ujar Vedy.

Loading...