SETARA, Modul Kesehatan Reproduksi di SMA dan SMP di Bandarlampung

  • Bagikan
Para guru yang menjadi peserta pelatihan Modul SETARA.  
BANDARLAMPUNG,
Teraslampung.com–
Selain menginisiasi terbentuinya Lampung Youth Forum (LYF),
PKBI Lampung juga menrintis Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual (PKRS)
Komprehensif melalui Modul SETARA
(Semangat Dunia Remaja).
PKRS adalah
multidisplin dan multipendekatan. Model pembelajaran terbaik adalah eksklusif
dengan difasilitasi oleh seorang guru yang terlatif dengan baik untuk mengampu
secara khusus kegiatan belajar mengajar PKRS.
Awalnya, ada
20-an sekolah setingkat SMA di Lampung yang sudah mengujicobakan modul SETARA
yang menginduk pada mata pelajaran Bimbingan Konseling. Karena banyaknya
permintaan, kini modul SETARA juga diujicobakan di beberapa sekolah selevel SMP
di Kota Bandarlampung.
Ada lima belas
bab modul SETARA yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan peserta didik
SMP di kelas 7 dan kelas 8. Kategori remaja di kelas tersebut masuk kedalam
kategori perkembangan 12 – 15 tahun menurut jenjang dan tugas perkembangan
remaja dalam psikologi perkembangan Havighurst.
Ke-15 bab itu
adalah: 
  1. Dunia Berawal Dari Saya Mengenali Emosi & Perubahannya
  2. Apakah tubuhmu berubah ?
  3. Hubungan Sehat dan Bertanggung jawab
  4. Gender
  5. Perjuangkan Hakmu!
  6. Seksualitas dan
    Cinta
  7. Kehamilan
  8. Lindungi Dirimu Sendiri dari IMS
  9. HIV dan AIDS
  10. Narkoba
  11. Cinta  tak Seharusnya Menyakiti
  12. Rencana dan Masa Depanmu
  13. Peer Educator (Pendidik Sebaya) 
  14. Pameran
  15. Sikap
    terbuka

Karakteristik
guru yang dibutuhkan adalah dalam mengajarkan modul tersebut adalah sikap
terbuka, sikap dan tindakan non-judgemental, sikap responsif dan kritis, dan pendekatan
partisipatoris.
Pameran Modul SETARA karya siswa SMPN 7 Bandarlampung
Modul SETARA
diujicobakan di 4 sekolah yaitu SMPN 4 Bandarlampung, SMPN 10 Bandar Lampung,
SMPN 13 Bandar Lampung dan SMPN 22 Bandar Lampung pada siswa kelas 7 dan 8,
artinya siswa mendapatkan Modul SETARA di kelas 7 dan ketika mereka naik kelas
8 masih mendapatkan Modul SETARA dengan materi yang berkelanjutan.
Peningkatan
kapasitas yang diberikan pada guru adalah : pelatihan hak Kesehatan Reproduksi
Seksual, Pelatihan Ketrampilan memfasilitasi dan pelatihan isi Modul SETARA.
Selain itu juga ada pertemuan bulanan bersama dengan tim guru dari 4 sekolah
untuk mendiskusikan permasalahan dan perkembangan terkait implementasi Modul
SETARA dan tambahan informasi bagi guru yang belum dikuasai atau dipelajari.
Agar dapat terus berlanjut juga dibentuk forum Guru PKRS (Pendidikan Kesehatan
reproduksi Seksual) atau Teacher Forum CSE (Comprehensif Sexual education) Kota
Bandarlampung.

Siswa yang
telah mengikuti KBM Modul SETARA juga membentuk komunitas pendidikan kawan sebayat atau PE (Peer Educator)
agar dapat membagi informasi yang sudah mereka dapatkan kepada teman sebayanya
yang belum dapat informasi PKRS. Selain itu, mereka juga menjadi Peer Counselor
bagi teman sebayanya dan menjadi kepanjangan tangan dari guru Bimbingan
Konseling (BK) di sekolah.

  • Bagikan