Beranda Teras Berita Setelah Empat Kali Mangkir, Reihana Hadir di Persidangan Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes...

Setelah Empat Kali Mangkir, Reihana Hadir di Persidangan Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes Rp13,5 Miliar

141
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com



Kepala Dinas Kesehatan Lampung dr. Reihana memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan  yang merugikna negara sebesar Rp 3,2 miliar, di PN Tanjungkarang, Kamis (11/2/2016).

BANDARLAMPUNG – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, akhirnya memenuhi panggilan jaksa penuntut umum (JPU) hadir di persidangan dugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Puskesmas perawatan program pembinaan di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, yang merugikan negara senilai Rp 13,5 miliar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (11/2/2016) sekitar pukul 10.48 WIB.

Sebelum memasuki ruangan persidangan Pengadilan Negeri Tanjungkarang, kedatangan Reihana untuk memberikan kesaksiannya didampingi dengan kuasa hukumnya, Ahmad Handoko dan seorang PNS berpakain batik turut mendampingi Reihana.

“Nanti saja ya wawancaranya setelah sidang,”kata Handoko selaku kuasa hukum Reihana kepada wartawan, Kamis (11/2/2016).


BACA: Kadis Kesehatan Tahu Proyek Ada Masalah Setelah Jaksa Lakukan Pemeriksaan

Reihana baru bisa menghadiri sidang dugaan korupsi Alkes setelah empat kali mangkir di persidangan sebagai saksi.

Dalam keterangan Reihana yang disampaikan di hadapan Majelis Hakim Agam Syarief mengatakan, selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dirinya tidak mengetahui masalah teknis karena hanya menerima laporan dari pejabat pembuat komitmen (PPK) yakni terdakwa Sudiono yang dikatakannya bahwa seluruh  kegiatan tersebut sudah sesuai tufoksi proses lelang dan sudah dijalankan sesuai prosedur.

“Anggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut berasal dari APBN. Dalam kegiatan tersebut, sebagai KPA ditunjuk dari gubenur Lampung, lalu PPK ditunjuk oleh saya,”kata Reihana, Kamis (11/2/2016).

Loading...