Beranda Seni Sastra Setelah Perjuangan Melawan Penjajah, Orang Melayu Hilang Kemelayuannya

Setelah Perjuangan Melawan Penjajah, Orang Melayu Hilang Kemelayuannya

143
BERBAGI

Isbedy Stiawan ZS/Teraslampung.com


SINGAPURA–Penyair Singapura Abdul Manaf Rahma, menegaskan, setelah berjuang melawan penjajah orang melayu justru hilang kemelayuannya. Pengajar di salah satu perguruan tinggi di Singapura mengatakan hal itu dalam sesi “Kepenyairan dan Perpuisian Islam dengan Rujukan pada Ayat Khusus Surah As-Syu’ara”, Sabtu (30/8).

Pada sesi ini juga tampil Abdul Hadi WM (Indonesia) dan Bukhari Lubis (Malaysia).

Abdul Manaf Rahmat menuturkan, penyair sebagai pengikut nabi (Al-Anbiya) maka mesti mendekatkan diri kepada ayat Quran, yang membawa damai dan dan rahmat bagi umat manusia.

Orang Melayu tak terpisah dari al-Quran, lanjut Abdul Manaf. “Al-Quran hadir dengan bahasa yang indah, maka penyair dan perpuisian Islam mesti membawa keindahan bahasanya dan mengajak umat manusia kepada kebaikan,”  kata  Abdu Manaf.

Sementara itu, Abdul Hadi WM mengatakan, karya-karya sufisme besar tak bisa lepas dari sandaran Islam.

Dia mencontohkan karya para penyair seperti Hamzah Fansuri, Rumi, Iqbal bersandar pada ajaran Islam.

Baca Juga: Sebanyak 150 Peserta akan Ramaikan PPN VII di SingapuraBaca Juga: Singapura Lebih Memilih Thailand Jadi Tuan Rumah PPN VIII

Loading...