Beranda Headline Sidang Mutilasi Anggota DPRD: Terungkap, Kuliah S2 Brigadir Medi Dibiayai M. Pansor

Sidang Mutilasi Anggota DPRD: Terungkap, Kuliah S2 Brigadir Medi Dibiayai M. Pansor

2662
BERBAGI
Terdakwa Brigadir Medi Andika

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Sidang lanjutan kasus pembunuhan dan mutilasi anggota DPRD Bandarlampung, M Pansor, dengan terdakwa Brigadir Medi Andika di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Selasa (13/12/2016) sore. Sidang tersebut dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Saat persidangan, salah satu saksi yang dihadirkan di antaranya adalah Melilana, yakni adik korban M Pansor.

Dalam persidangan tersebut, Melilana terlihat emosi di ruang sidang saat memberikan kesaksian sehingga ditegur oleh majelis hakim yang diketuai oleh Minanoer Rachman.

“Medi itu sudah dianggap saudara, tapi kenapa kok tega dia (Medi) membunuh kakak saya dengan keji?” kata Melilana, Selasa (13/12/2016).

Melilana mengatakan, kakaknya (M Pansor)sudah banyak membantu terdakwa Medi, terutama saat Medi menyelesaikan kuliah Strata Dua (S2).

“Semua biaya kuliah S2 Medi itu kakak saya  yang membiayainya. Bahkan saat anaknya di rawat di Rumah Sakit pun, kakak saya Pansor juga yang membayar biaya rumah sakitnya!”teriaknya dengan penuh rasa kekesalan terhadap terdakwa Brigadir Medi Andika.

Karena saksi Melilana mengatakan dengan teriak-teriak, majelis Hakim, Minanoer Rachman menegur Melilana dan meminta agar tidak emosi saat memberikan kesaksian di ruang sidang.

“Medi itu sudah dianggap saudara, tapi kenapa kok tega dia (Medi) membunuh kakak saya dengan keji?” kata Melilana, Selasa (13/12/2016).

 

“Tolong hukum Medi yang seberat-beratnya hakim, karena dia (Medi) sudah membunuh dan memutilasi kakak saya Pansor,”tegasnya.