Simpan 100 gram Sabu di Celana Dalam, Warga Lamteng Dicokok Polisi

  • Bagikan
Tersangka Firdaus diperiksa di Polsek Tegineneng, Rabu (3/8/2016).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Firdaus (28), warga Desa Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah ditangkap petugas Polsek Tegineneng, Pesawaran karena tertangkap tangan membawa 100 gram sabu-sabu, , beberapa hari lalu. Ia ditangkap polisi saat polisi menggelar razia di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng). Barang haram tersebut, ditemukan petugas di celana dalam tersangka.

“Firdaus mengendarai motor Honda Beat, dari arah Bandarlampung menuju ke arah Bandarjaya dengan gerak-gerik mencurigakan,”kata Kapolsek Tegineneng, AKP Abdul Mutolib, Rabu (3/8/2016).

Menurut Mutolob, penangkapan tersangka Firdaus berawal dari kecurigaan petugas Polsek Tegineneng saat menggelar razia kendaraan di Jalan Lintas Tengah, beberapa hari lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Karena ada gelagat mencurigakan, kata Mutolib, petugas menghentikan laju kendaraannya dan dilakukan pemeriksaan. Saat digeledah, ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 100 gram.

“Sabu-sabu tersebut, disembunyikan Firdaus di celana dalamnya tepat didekat kemaluannya,”jelasnya.

Menurut Mutolib, tersangka Firdaus mengaku barang haram tersebut bukanlah miliknya melainkan seseorang berinisial An. Tersangka mengaku, hanya sebagai kurir untuk mengantarkan sabu-sabu.

“Tersangka mengaku kurir, dan menerima upah pakai sabu-sabu gratis dan uang dari An untuk mengantarkan sabu-sabu,”ujarnya.

Dari keterangan tersangka, petugas memburu tersangka An, namun tersangka sudah tidak ada di tempat persembunyiannya.

“Petugas masih melakukan pencarian dan menetapkan An, sebagai daftar pencarian orang (DPO),” katanya.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat tersangka Firdaus dengan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun.

  • Bagikan