Simulasi, BPBD Lampura Dua Kali Gagal Padamkan Api

  • Bagikan

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi– Kalau tidak lucu, simulasi yang ditunjukkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara ini bisa dikatakan ironi. Hal itu terjadi saat BPBD Lampura dua kali gagal memadamkan api dalam simulasi penanggulangan bencana di Jalan Pahlawan, Kotabumi, Rabu (23/11/2016) sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam simulasi itu, ‎pegawai BPBD memperagakan cara memadamkan api yang membakar sebuah rumah. Rumah tersebut sengaja dibangun untuk simulasi tersebut. Petugas juga memadamkan api dalam tong yang diumpakan sebagai kompor yang meledak.

Untuk menambah serunya suasana, simulasi ini juga menampilkan adegan pemilik ruma‎h yang kebakaran yang dalam kesempatan ini dimiliki oleh seorang yang bernama Kanjeng Ndoso. ‎Pemilik rumah berpura – pura panik melihat rumah yang ditinggalinya terlalap api.

Sayangnya, upaya pemadaman api dalam simulasi ini tak berjalan ‎mulus seperti yang terjadi pada pemadaman api yang melalap rumah Kanjeng Ndoso dan api yang ada dalam tong. Para petugas sempat dua kali terkecoh ketika menganggap api telah padam.

Setelah menyemprot api di luar rumah dengan mobil pemadam kebakaran, petugas tak mengetahui jika di dalam rumah ternyata masih ada kobaran api. Petugas baru mengetahui kobaran api masih ada di dalam rumah ketika diberitahu oleh para penonton. Dengan sigapnya, petugas kemudian memadamkan api.

Mirisnya, kejadian serupa seperti ini kembali terulang‎. Saat petugas berlalu mempraktikan adegan memadamkan api di dalam tong menggunakan karung goni basah, ternyata api yang sempat padam kembali berkobar.

Tak ayal, petugas kembali mendatangi tong tersebut untuk meletakan karung goni basah ke atas tong. Tak lama kemudian, api akhirnya benar – benar padam. Simulasi kemudian dilanjutkan di pinggiran sungai di daerah Kotabumi Udik untuk memperagakan adegan penanggulangan bencana di lokasi banjir.

  • Bagikan