Beranda News Nusantara Sirikit Syah Terima FAM Writer Award 2014

Sirikit Syah Terima FAM Writer Award 2014

176
BERBAGI
Direktur Sirikit School of Writing (SSW) Dra. Sirikit Syah, M.A., (kiri) yang juga pegiat literasi Kota Surabaya menerima FAM Writer Award 2014 yang diberikan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Surabaya, Minggu (14/9).

Teraslampung.com – Direktur Sirikit School of Writing (SSW) Dra. Sirikit Syah, M.A., yang juga pegiat literasi Kota Surabaya menerima FAM Writer Award 2014 yang diberikan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Surabaya. Sirikit Syah merupakan tokoh literasi pertama yang menerima penghargaan itu.

Penghargaan diserahkan Koordinator FAM Wilayah Surabaya, Yudha Prima, dalam rangkaian kegiatan Diskusi Menulis bertajuk “Menjadi Keren dengan Menulis”, Ahad (14/9), di aula Perpustakaan Kota Surabaya, disaksikan puluhan pegiat literasi yang datang dari beberapa kota, di antaranya Surabaya, Sidoarjo,
Gresik, Mojokerto, Pasuruan, dan Jombang. Turut hadir tokoh
literasi lainnya, di antaranyaMuch Khoiri dari Jaringan Literasi Indonesia.

Koordinator FAM Wilayah Surabaya Yudha Prima lewat Siaran Pers Senin (15/9) di Surabaya, mengatakan,Sirikit Syah adalah sosok pejuang literasi yang istiqamah dalam menekuni dunia
kepenulisan.

“Selama puluhan tahun beliau banyak memproduksi karya-karya yang mencerahkan. FAM mengapresiasi dedikasinya dalam membina generasi muda dengan mendirikan SSW. Selain itu, dia juga sosok yang gigih, yang tak kenal menyerah dengan segala ujian hidup. Meski harus terus menjalani kemoterapi secara rutin akibat kanker, namun itu tak membuatnya berhenti berkarya,” kata Yudha Prima.

Ditambahkan Yudha Prima, perjalanan literasi Sirikit Syah selama puluhan tahun di jalur kepenulisan telah dimulai sejak kelas 5 SD. Dengan menulis, beliau mendapatkan  banyak penghargaan. Mulai beasiswa hingga sering diundang berkunjung ke mancanegara. Salah satunya undangan dari Walikota San
Fransisco.

“Penghargaan berupa plakat FAM Writer Award 2014 dan piagam ini semata bentuk perhatian kepedulian FAM Indonesia terhadap tokoh-tokoh peduli literasi,” ujarnya.

Acara tersebut juga merupakan pertemuan ke-20 dalam usia 2 tahun FAM Wilayah Surabaya. Pada kesempatan itu  FAM Surabaya memperkenalkan sejumlah buku karya pengurus dan anggota FAM Surabaya, di antaranya buku Jembatan Merah, Semanggi Surabaya, Meraih Impian, Menjadi Indonesia, dan juga Antologi Cerita Anak yang salah satu ceritanya didongengkan Cak Handoko.