Beranda Views Opini Sirkulasi Eddy Membawa Banyak Hujan di Wilayah Lampung

Sirkulasi Eddy Membawa Banyak Hujan di Wilayah Lampung

661
BERBAGI
Hujan (ilustrasi)

Oleh: Eka Suci Puspita Wulandari

Sirkulas eddy merupakan sirkulasi tertutup yang terjadi di atmosfer yang arah putarannya searah dengan jarum jam atau biasa disebut dengan siklonik. Sirkulasi ini sering kali terbentuk di lautan namun sesekali juga berada di daratan. Sirkulasi eddy ini bisa dikaitkan dengan peningkatan curah hujan di wilayah yang dilaluinya, hal ini disebabkan adanya sirkulasi ini membuat pola angin di sekitarnya menjadi terkumpul atau disebut juga konvergensi.

Seperti kondisi yang terjadi saat ini sirkulasi eddy sedang terbentuk di wilayah Laut Jawa diantara Pulau Kalimantan dan juga Pulau Jawa. Kondisi yang terjadi mulai pagi hingga malam hari wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Sumatera bagian selatan diselimuti awan tebal sepanjang hari dimana tentu saja sangat berpotensi turun hujan dengan intensitas yang lebat.

Sirkulasi Eddy merupakan siklus di atmosfer yang durasinya harian tidak sampai mingguan. Sehingga cuaca buruk yang berpotensi dihasilkan oleh sirkulasi ini paling lama terjadi 2-3 hari setelah sirkulasi ini terbentuk. Sirkulas eddy berbeda dengan siklon tropis yang bisa bertahan sampai mingguan dan juga dampak yang dihasilkan tidak seekstrim kerusakan yang ditimbulkan oleh siklon tropis.

Untuk wilayah Lampung pada saat sirkulasi eddy ini terjadi yang terkena dampak langsung hasil pengamatan kami yaitu Kabupaten Tanggamus, Lampung Barat, Pesawaran, Lampung Tengah, Pringsewu, Bandar Lampung, Lampung Timur, dan sekitarnya. Hujan yang teramati turun dengan intensitas sedang – lebat dengan diiringi petir serta angina kencang.

Jika sirkulasi eddy ini masih bertahan sampai esok hari peluang terjadi hujan lebat seperti halnya kondisi sebelumnya sangat memungkinkan terjadi sebab kondisi kelembaban di atmosfer masih sangat mendukung pembentukan awan-awan konvektif. Wilayah Indonesia sendiri saat ini terbilang banyak terbentuk daerah tekanan rendah dan juga sirkulasi eddy. Tekanan rendah terbentuk di sebelah barat Sumatera, bagian utara Sumatera, dan sebelah utara Sulawesi. Untuk sirkulasi eddy terbentuk di wilayah Laut Jawa, Bagian barat dan barat daya Papua.

Dengan beragamnya gangguan cuaca yang terjadi di wilayah Indonesia tentu saja fenomena cuaca yang ditimbulkanpun sangat beragam. Sebagian besar wilayah Indonesia terpantau sedang mendapat hujan dengan intensitas mulai ringan sampai lebat, gambaran ini kami pantau dari citra satelit Himawari yang disetel untuk memberikan gambaran potensi hujan di wilayah Indonesia.

Sampai berita ini kami tulis belum ada kabar apakah terjadi banjir ataukah bencana lainnya seperti tanah longsor dan juga kerusakan rumah rumah akibat angin kencang. Jika masyarakat mengetahui ada kejadian banjir atau kejadian lainnya bisa menghubungi kami melalui media social facebook (Infocuaca Bmkg Lampung), setelah itu akan kami analisa secara lengkap mengenai kejadian tersebut agar menjadi pembekalan untuk menghadapi kondisi kondisi seperti ini.***

*Pengamat Stasiun Maritim Panjang, Lampung

Loading...