Beranda Hukum Siswa SLB Negeri Pringsewu Tewas di Embung Belakang SMAN 1 Sukoharjo

Siswa SLB Negeri Pringsewu Tewas di Embung Belakang SMAN 1 Sukoharjo

142
BERBAGI
Polisi melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di sekitar embung di belakang SMAN 1 Sukoharjo, Pringsewu, Jumat (11/10/2019). Foto: Polres Tanggamus
Polisi melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di sekitar embung di belakang SMAN 1 Sukoharjo, Pringsewu, Jumat (11/10/2019). Foto: Polres Tanggamus

TERASLAMPUNG.COM — Victor Rifaldi, siswa kelas IV Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pringsewu, ditemukan meninggal di embung di belakang SMA Negeri 1 Sukoharjo, Pringsewu, Kamis malam (10/10/2019).

Jasad korban berhasil dievakuasi sejumlah warga yang juga tetangga orang korban,warga Pekon (desa) Waringinsari, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Kamis malam. Sedangkan polisi melakukan olah TKP di Dusun 7 Rt 18, Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Jumat (11/10/19) pagi.

Kapolsek Sukoharjo, Iptu Deddy Wahyudi, mengatakan berdasaran keterangan pihak medis korban dipastikan meninggal karena tenggelam.

“Menurut keterangan dari pihak medis dari Puskesmas Sukoharjo, dr.Susilo, benar korban meninggal karena tenggelam sekitar pukul 19.00 Wib,” katanya.

Sarwan, orang tua korban, mengaku pada Kamis siang pukul 11.00 WIB  dia dan korban pergi ke lapangan sepakbola Jaya Sakti untuk menyaksikan pertandingan sepak bola piala Soeratin U-17 2019 Zona Lampung.

Pada pukul 16.00 WIB, Sarwan masih menonton bola dan sekitar pukul 17.30 WIB ia pulang dari lapangan. Namun saat tiba di rumah kakak korban menanyakan korban, sebab belum pulang ke rumah.

Mengetahui anaknya tidak ada di rumah, Sarwan kemudian mencari korban berkeliling naik motor.

Hampir dua jam Sarwan mencari anaknya, tetapi tidak ketemu juga. Ia kemudian mendapatkan informasi dari salah satu anaknya yang masih kecil bahwa Victor pergi ke arah embung.

Sarwan pun kemudian mendatangi embung bersama sejumlah warga. Seorang warga kemudian melihat pakaian dan sandal Victor tergeletak di pinggir embung.

“Mengetahui pakaian dan sandal korban ada di pinggir embung, warga kemudian menyelam di embung. Sekitar pukul 21.30 Wib tubuh korban ditemukan di kedalaman 2 meter,” jelasnya.

Lokasi embung tersebut berada dibelakang SMA Negeri I Sukoharjo dengan luas sekitar 2 hektar dengan kedalaman air paling dalam sekitar 6 meter.

Kapolsek menuturkan, atas peristiwa itu pihak keluarga korban menerima kejadian sebagai musibah dan tidak akan menuntut untuk di lakukan tindakan lebih lanjut.

“Keluarga korban menerima sebagai musibah dan korban sudah dimakamkan di TPU Waringinsari Barat pagi tadi sekitar 09.00 WIB,” katanya.

Polres Tanggamus

Loading...