Beranda Hukum Korupsi Sita Dokumen, KPK Isyaratkan Ada Tersangka Baru dalam Kasus Suap Proyek Dinas...

Sita Dokumen, KPK Isyaratkan Ada Tersangka Baru dalam Kasus Suap Proyek Dinas PUPR Lamsel

387
BERBAGI
Tim Penyidik KPK saat mendatangi Kantor Bupati Lampung Selatan dan melakukan penggeledahan terkait pengembangan kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur, Senin (13/7/2020).
Tim Penyidik KPK saat mendatangi Kantor Bupati Lampung Selatan dan melakukan penggeledahan terkait pengembangan kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur, Senin (13/7/2020).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–Hasil penggeledahan yang dilakukan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Bupati dan Dinas PUPR Lampung Selatan, mengamankan sejumlah dokumen yang diduga terkait perkara suap proyek-proyek infrastruktur Bupati Lampung Selatan non aktif, Zainuddin Hasan yang telah ditetapkan tersangka bersama beberapa orang lainnya.

Plt Juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, hasil penggeledahan di dua tempat di Lampung Selatan yakni Kantor Bupati Lampung Selatan dan Dinas PUPR Lampung Selatan, tim penyidik KPK mengamankan beberapa dokumen.

“Ada beberapa dokumen yang diamankan, dokumen itu yakni berhubungan terkait dugaan tindak pidana korupsi perkara sebelumnya tersangka Zainudin Hasan,”ungkapnya kepada teraslampung.com, Senin (13/7/2020).

Kemudian saat disinggung terkait pengembangan korupsi tersebut, Ali Fikri belum dapat menjelaskan secara rinci mengenai perkembangan kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur tersebut.

“Pastinya dugaan tindak pidana korupsi yang sedang dilakukan penyidikan KPK saat ini, berhubungan dengan proyek-proyek infrastruktur. Mengenai berkas-berkasnya, akan dilakukan penyitaan setelah mendapatkan ijin dari Dewan pengawas (Dewas) KPK,”terangnya.

Dalam penggeledahan di Kantor Bupati dan Dinas PUPR Lampung Selatan tersebut, KPK mengisyaratkan bakal adanya tersangka baru. Namun sayangnya, Ali Fikri belum dapat menyampaikan siapa saja yang bakal menjadi tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan korupsi infrastruktur di Lampung Selatan tersebut.

“Saat ini, kami belum dapat menyampaikan detail mengenai pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Pengumuman tersangka baru, setelah ada penangkapan atau penahanan sesuai dengan kebijakan Pimpinan KPK. Yang jelas, nanti akan kami sampaikan lagi kepada rekan-rekan media,”tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kantor Bupati Lampung Selatan didatangi tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI , Senin (13/7/2020) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Kedatangan para penyidik lembga antirasuah tersebut, dikabarkan melakukan penggeledahan.

Dari pantauan di lokasi, terlihat sejumlah petugas kepolisian Polres Lampung Selatan baik berpakaian dinas bersenjata lengkap serta berpakaian preman berjaga-jaga disekitar lokasi Kantor Bupati Lampung Selatan.

Dari informasi yang dihimpun teraslampung.com, ada tujuh orang penyidik lembaga Antirasuah (KPK RI) yang datang menggunakan tiga unit kendaraan mobil jenis Inova warna hitam mendatangi Kantor Bupati Lampung Selatan.

Setibanya dilokasi, para penyidik KPK tersebut langsung masuk kedalam Kantor Bupati Lampung Selatan dan dikabarkan melakukan penggeledahan sejumlah ruangan. Selain itu juga, penyidik KPK menemui Sekretaris daerah (Sekda) Lampung Selatan, Thamrin yang kebetulan berada di ruangan Kantor Bupati Lampung Selatan.

Setelah beberapa saat dikabarkan menggeledah beberapa ruangan kantor Bupati Lampung Selatan, para penyidik KPK RI yang berjumlah tujuh orang tersebut berjalan keluar dengan dikawal sejumlah anggota Polres Lampung Selatan bersenjata lengkap.

Selanjutnya, para peyidik KPK menuju ke ruangan Dinas PU-PR dan menggeladah beberapa ruangan di Dinas PU-PR tersebut. Sekitar 45 menit berada di dalam runagan, tim penyidik KPK kembali lagi menuju ke kantor Bupati Lampung Selatan atau sekitar pukul 15.00 WIB.

Loading...