Beranda Teras Berita Program Umrah Sudah Sedot Dana Rp 21,5 Miliar

Program Umrah Sudah Sedot Dana Rp 21,5 Miliar

95
BERBAGI
Sumiati Somad
Mas Alina Arifin/Teraslampung.com

Bandarlampung–Dana APBD Lampung dipakai untuk program umrah gratis, hingga kini sudah mencapai Rp 21,5 miliar. Dana sebesar itu merupakan akumulasi dana sejak pertama program umrah gratis digulirkan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP pada 2005 lalu.

Program umrah yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Lampung kembali membuat heboh karena adanya indikasi penyimpangan. Bentuknya: ada sejumlah nama yang diduga fiktif atau dobel. Bahkan, diduga ada orang yang masuk daftar peserta umroh, tetapi tidak berangkat ke Tanah Suci Mekah tetapi uangnya tetap dicairkan.


Kepala biro mental Pemda  Provinsi Lampung, Sumiati Somad, mengakui adanya
kesalahan data peserta umrah dalam program umrroh tahun 2014. Nama nama yang tercantum, kata Sumiati, biasanya didapat setelah adanya anggota DPRD Lampung yang mengajukan permohonan umroh.
“Saya mengakui adanya
kesalahan staf saya dalam penulisan nama-nama peserta umrah.  Sebanyak 17 nama
yang mencantumkan anggota Dewan provinsi,” kata Sumiati.
Menurut Sumiati, bisa saja yang mengajukan umroh tujuh orang tetapi yang disetujui hanya dua orang saja. “Selain itu, biasanya yang
berangkat adalah bukan mereka tetapi konsituen dari partai mereka,” ujarnya.

Sumiati mengakui, untuk tahun terakhir jabatan Gubernur Sjachroedin, warga Lampung yang mendapatkan kesempatan umrah gratis lebih banyak dibanding tahun-tahun awal program umrah gratis. dilaksanakan. Kalau pada awal program hanya belasan hingga puluhan orang yang diberangkatkan umrah, kini mencapai ratusan orang.

“Pemberangkatannya melalui tiga tahap. Tahap pertama sebanyak 95 orang, tahap kedua 90 orang, dan tahap ketiga 150 orang. Untuk keberangkatan umrah pada April mendatang, pada 28 Maret 2014 nanti daftar nama calon peserta umrah harus sudah masuk,” kata Sumiati.

Besarnya biasa per orang, kata Sumiati, rata-rata Rp 25 juta.

Selain untuk warga Lampung yang muslim, sebenarnya ada program untuk warga nonmulim yang jarang terpublikasi. Yakni wsisata rohani bagi umat Kristiani dan Budha. Umat Kristiani diberi kesempatan wisata rohani gratis ke Vatikan dan kota-kota  suci-suci agama Kristen, sementara umat Budha bisa wisata rohani gratis ke Thailand.

Sayangnya, Sumiati tidak sedang memegang data berapa besar dana yang tersedot untuk untuk wisata rohani warga Lampung nonmuslim dan berapa banyak warga yang dibiayai untuk wisata rohani secara cuma-cuma.

Loading...