SKIn Lampung Gelar “Coaching Clinic” tentang Persiapan “Adventure”

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM, Bandarlampung — Untuk meminimalkan masalah saat adventure, Komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Pengda Lampung menggelar coaching clinic bersama Om Chandra Sinungan, di Sekretariat SKIN Lampung Virgo Variasi, Bandarlampung, Jumat (11/6/2021).

Penggemar Jimny – Katana di Indonesia begitu banyak, termasuk di Lampung. Komunitasnya pun eksis dengan beragam kegiatannya yang menarik bagi para anggota serta kerap melibatkan keluarga dalam kegiatan sosial maupun offroad adventure.

“Setiap kendaraan, diperlukan perlengkapan winch, strap, shackle, snatch block, alat keselamatan pemadam api ringan (apar), P3K, sarung tangan, damper winch, relay cadangan, dongkrak, pengukur tekanan ban, senter, kabel-kabel, jumper, peralatan tersebut sangatlah vital dalam kegiatan adventure. Jika tidak dimiliki per orang, perlu disiasati dibagi dalam tim,” ujar Om Chandra Sinungan, saat berbagi pengalaman.

BACA JUGA:   Aliansi Buruh di Lampung Minta Jokowi Batalkan UU Cipta Kerja

Menurutnya, dalam adventure kita tidak tahu masalah apa yang akan kita hadapi. Maka, perlu disiapkan tools standar, untuk keselamatan dan keamanan dalam perjalanan.

Tidak hanya teori, kali ini para peserta langsung praktik menggunakan peralatan seperti winch, strap, shackle, snatch block, diskusi tukar informasi pengalaman kejadian dan bagaimana menangani masalah dan mecari solusi sementara dikala darurat.

Om Wawan Sah, Ketua SKIn Pengda Lampung, menambahkan SKIn Lampung berencana  terus menggelar kegiatan yang bersifat internal, maupun eksternal. Kegiatan itu untuk meningkatkan kekompakan, memupuk suasana kekeluargaan, membangun soliditas sesama anggota SKIn.

“Juga untuk menjalin kerjasama dengan komunitas lainnya misal kita adakan Kopdar seluruh komunitas, Latgab (Latihan Gabungan),” katanya.

BACA JUGA:   Hingga Jumat Malam, Jalan Liwa - Krui Masih Lumpuh karena Longsor

Selain itu, kegiatan yang juga sudah direncanakan adalah kunjungan ke beberapa destinasi wisata, mencoba beberapa kuliner khas Lampung, dan bakti sosial.

“Kami ingin SKIn bermanfaat mempererat silaturahmi, juga ada manfaat bagi masyarakat luas nantinya, termasuk mensuport program pembangunan dalam bentuk even-even kerjasama,” katanya.

 

  • Bagikan