SMPN 44 Bandarlampung Diduga Melanggar Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016

  • Bagikan
12 Buku Modul yang dijual di SMPN 44 Kota Bandarlampung.
12 Buku Modul yang dijual di SMPN 44 Kota Bandarlampung.

TERASLAMPUNG.COM — Siswa SMPN 44 Kota Bandarlampung yang masuk melalui jalur Bina Lingkungan (Biling) mengeluh karena sekolah meminta untuk membeli seragam, baju olah raga, serta buku modul bahan belajar daring yang besarnya Rp700 ribu lebih.

Salah seorang wali murid, Rita (bukan nama sebenarnya) yang anaknya kelas 7 di SMPN 44 merasa keberatan dengan permintaan sekolah itu apalagi ditengah pandemi dimana pemasukan suaminya merosot tajam.

“Suami saya kerjanya buruh lepas, anak saya yang pertama masuk SMP jalur Biling waktu sekolah memberikan rincian untuk beli baju muslim dan sebagainya juga buku modul yang nilainya Rp700 ribu lebih, saya keberatan,” jelas Rita, Rabu 18 Agustus 2021.

Dari rincian yang diajukan sekolah tersebut, Rita akhirnya terpaksa membeli buku modul belajar sebanyak 12 buku dengan nilai Rp120 ribu.

“Untuk baju muslim, baju batik dan lain-lain yang harganya Rp600 ribu saya tidak punya uang saya tidak beli. Saya hanya bayar buku modul saja,” ungkap ibu dua anak itu.

“Saya juga heran kan sekarang sekolah gak masuk kok harus beli baju-baju. Tetangga saya kelas 8 akhirnya beli baju-baju itu untuk apa kan sekolah belajar di rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 44 Karyati Astra Winata menjelaskan untuk pembelian baju muslim, batik,  dan olah raga itu untuk persiapan sekolah tatap muka sedangkan buku modul merupakan permintaan wali murid.

“Baju dan lain sebagainya itu kami memesannya ke pihak lain jauh-jauh hari dengan harapan saat sekolah tatap muka bisa dipakai. Sedangkan untuk buku modul, itu permintaan wali murid berdasarkan rapat komite sekolah tempo hari,” katanya di SMPN 44 yang saat ini masih menumpang di SDN 1 Gunung Sulah.

“Alasannya pembelajaran daring ini orang tua murid mengeluh anaknya dapat apa dan modul yang kita berikan ini merupakan bagian dari pembelajaran tersebut agar anak-anak kita ini memiliki kompetensi di bidangnya,” tambahnya.

Dalam Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 Pasal 12 huruf (a) menyebut, Komite Sekolah, baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di sekolah.

Ini daftar harga perlengkapan siswa/siswi baru SMPN 44 jalur Bina Lingkungan (Biling):

Baju muslim Rp200.000
Baju batik Rp105.000
Baju olah raga Rp150.000
Dasi Rp25.000
Tali pinggang Rp25.000
Bad lokasi 2 buah Rp20.000
Bad nama Rp20.000
Jilbab 2 buah Rp100.000
Buku modul 12 buku Rp120.000

Dandy Ibrahim

 

  • Bagikan