Beranda Politik Soal PAW Empat Anggota Dewan Partai Golkar, Dedy Afrizal Bantah Pernyayaan Alzier

Soal PAW Empat Anggota Dewan Partai Golkar, Dedy Afrizal Bantah Pernyayaan Alzier

185
BERBAGI
Ketua DPRD Lampung, Dedi Aprizal
Ketua DPRD Lampung Dedi Aprizal

TERASLAMPUNG.COM–Ketua DPRD Lampung Dedy Afrizal membantah pihaknya sudah mendapatkan surat usulan pergantian antar-waktu (PAW) empat anggota DPRD Lampung dari Ketua DPD I Partai Golkar Lampung versi Munas Bali, Alzier Dianis Thabranie.

“Belum ada SK PAW itu sampa kepada saya. Untuk melakukan PAW harus melalui mekanisme. Saya tidak bisa memutuskan sendiri (menyetujuinya),” kata ujar Dedy Afrizal,di ruang kerjanya, Selasa (23/6/2015).

Menurut politikus PDIP itu, jika surat usulan PAW sudah masuk, maka secara sistem prosedural harus disampaikan ke Gubernur. Setelah itu baru ke pusat.

“Kalau surat itu sudah ada di tangan saya, maka akan saya pelajari dulu. Kami akan lihat di mana pelanggaran AD/ART yang dilakukan anggota DPRD Lampung dari Golkar yang diusulkan di-PAW itu. Jadi untuk memutuaskannya tidak mudah,” kata dia,

Dedy menegaskan, terkait anggota DPRD Lampung dari Partai Golkar pihaknya masih berpatokan pada kepengurusan lama Partai Golkar. Yakni, sebelum ada perpecahan di tubub Partai Golkar.

“Sampai hari ini yang di akui di DPRD ini masih yang lama,” katanya.

Sebelumnya sejumlah media lokal memuat pernyataan Alzier Diania Thabranie bahwa pada Senin (22/6/2015) Alzier selaku Ketua DPD I Partai Golkar versi Munas Bali sudah mengajukan surat usulan PAW untuk empat anggota DPRD Lampung dari Partai Golkar. Kempat anggota Dewan itu adalah Azwar Yacub, Mirzalie, Mega Putri Tarmizi,dan  FX Siman. Mereka, kata Alzier, akan diganti dengan alasan tidak mematuhi aturan Ketua Umum Partai Golar (versi Munas Bali) Aburizal Bakrie.

Azwar Yacub menanggapi enteng gertakan Alzier. Ia mengaku tidak terlalu hirau dengan langkah yang ditempuh Alzier.

“Kami berempat santai saja menanggapi pernyataan Alzier. Kita tidak akan terganggu,” kata Azwar Yacub.

Azwar mengklaim dirinya tenang karena Partai Golkar yang diakui oleh pemerintah adalah pimpinan Agung Laksono, sebab memiliki keputusan Menkumham. Meski saat ini kubu Aburizal Bakrie mengajukan gugatan ke Pengadilan.

“Usulan PAW Alzier itu salah. Proses hukum masih berjalan. Belum inkrah Yang diakui pemerintah saat ini DPP Agung Laksono,” kata dia.

“Saya saja tidak mengakui Alzier. Yang saya akui itu Agung Laksono, jadi yang berhak memecat itu Agung Laksono,” Azwar menambahkan.

Dewira/Mas Alina 

Loading...