Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Soal Pendapatan PPJ, ULP PLN Bumi Agung Tertutup

Soal Pendapatan PPJ, ULP PLN Bumi Agung Tertutup

367
BERBAGI
Kantor PLN ULP Bumi Abung, Lampung Utara. Foto: Teraslampung/Feaby Handana
Kantor PLN ULP Bumi Abung, Lampung Utara. Foto: Teraslampung/Feaby Handana

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bumi Abung, Lampung Utara terkesan tertutup seputar berapa total perolehan Pajak Penerangan Jalan ‎yang diperoleh dari para pelanggan berikut yang disetorkan ke pemkab tiap tahunnya. Setiap biaya PPJ yang didapat dari pelanggan langsung masuk ke rekening PLN pusat menjadi dalihnya.

“Nah, kalau terkait dengan penyetoran itu saya enggak paham,” kata Manajer ULP Bumi Abung, Lampung Utara, Benni Adenata‎,

Benni berdalih bahwa kekurangtahuannya ini disebabkan oleh penyetoran dan penyaluran PPJ langsung dilakukan PLN pusat. Setiap PPJ masuk ke rekening pusat. Setelah dihitung lalu disetorkan ke pemkab.

PPJ ini didapat dari pembelian pulsa listrik maupun pembayaran listrik para pelanggan prabayar dan pasca bayar. Besaran PPJ di Lampung Utara berada di kisaran delapan hingga sepuluh persen.

“Kalau terkait data, saya enggak punya. Harus bersurat ditujukan kepada PLN Tanjungkarang,” kelitnya lagi saat kembali didesak seputar total besaran PPJ yang diperoleh.

Saat ditanya mengenai berapa besaran perolehan PPJ yang ditargetkan oleh Pemkab Lampung Utara pada tahun ini, Benni kembali mengaku tidak tahu. Target itu yang menetapkan Pemkab dan tidak pernah berkoordinasi jika ada kenaikan target. Pihak pemkab hanya menyerahkan perda berikut persentase PPJ.

Adapun total pelanggan listrik Lampung Utara yang ditangani oleh ULP-nya mencapai sekitar 160 ribu.‎ Jumlah pelanggan ini bisa saja di atas angka tersebut karena pelayanan listrik di Lampung Utara terbagi ke dalam dua ULP, yakni ULP Bumi Abung dan ULP Bukitkemuning. ULP Bukitkemuning menangani pelanggan di Kecamatan Bukitkemuning, Abungtinggi, Abung Barat, dan sebagian pelangan di Sungkai Selatan.

“Untuk ULP Bumi Abung, pelanggan listrik Lampung Utara berjumlah 160 ribu. ‎Kalau untuk ULP Bukitkemuning, saya enggak tahu jumlahnya,” dalih dia.