Beranda News Internasional Soal Pengusiran Imigran, Dubes Paul Grigson Tegaskan Tindakan Australia Sah

Soal Pengusiran Imigran, Dubes Paul Grigson Tegaskan Tindakan Australia Sah

132
BERBAGI
Duta Besar Australia untuk Indonesa Paul Grigson (.smh.com.au)

JAKARTA, Teraslampung,com–Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, Jumat (19/6/2015) memberikan penjelasan pada Menteri Luar Negeri Indonesia kalau apa yang dilakukan otoritas Australia untuk menghentikan perahu pengangkut penyelundup manusia merupakan hal yang dibenarkan secara hukum.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi sepakat untuk bertemu dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson hari ini setelah sebelumnya Retno Marsudi sempat melayangkan kritik terhadap Australia karena menolak memberikan pernyataan atas dugaan suap ribuan dolar yang diberikan otoritas Australia kepada kru kapal pengangkut pencari suaka.

Juru bicara Menteri Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, mengatakan dalam pertemuan ini, Paul Grigson tidak memberikan informasi yang baru seputar tudingan tersebut, sehingga wajar jika Indonesia mengasumsikan kalau “pembayaran atau suap terlarang” itu memang terjadi.

Bulan lalu, sebuah kapal yang mengangkut 65 orang pencari suaka dan 6 kru kapal kandas di perairan Indonesia.

ABC News berhasil mendapatkan gambar kapal bea cukai Australia mengawal kapal pencari suaka itu kembali ke perairan Indonesia.

Kepolisian Indonesia kemudian berhasil mendapatkan yang lebih dari 30.000 dolar AS dari kapten dan enam krunya, yang kemudian mengklaim kalau mereka dibayar atau diberikan uang oleh otoritas Australia untuk kembali ke Indonesia. Pengakuan yang sama juga disampaikan oleh penumpang kapal pencari suaka tersebut.

sumber: abc.net.au

Berita Terkait: Soal Pengusiran Imigran, Menlu Retno Marsudi Ingin Ketegasan Jawaban Australia

Loading...