Beranda News Nasional Soal Ratna Sarumpaet Diundang ke Chile, Ini Tanggapan Para Sastrawan

Soal Ratna Sarumpaet Diundang ke Chile, Ini Tanggapan Para Sastrawan

373
BERBAGI
Ratna Sarumpaet (Foto: Tempo.co)

TERASLAMPUNG.COM — Ratna Sarumpaet ditangkap polisi saat hendak terbang ke Chile melalui Bandara Soekarno-Hatta, Kamis malam (5/10/2018). Pimpinnan kelompok teater Satu Merah Panggung yang belakangan berprofesi sebagai aktivis politik itu ditangkap setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus berita bohong tentang penganiayaan dirinya.

Soal keberangkatannya ke Chile, kepada polisi Ratna mengaku karena akan menghadiri acara Women Playwrights International Conference (WPIC) 7 – 12 October 2018.Itu adalah konferensi internasional yang dihadiri para artis teater yang peduli persoalan HAM. Katanya, di WPIC Ratna Sarumpaet termasuk senior advisor.

Bersamaan dengan terus berlangsungnya pemeriksaan oleh polisi,banyak warganet yang penasaran dengan perhelatan WPIC. Beberapa warganet menyayangkan media mainstream baik cetak maupun online tidak memberikan informasi lengkap tentang kebenaran Ratna memang akan hadir pada acara itu dan bertindak sebagai senior advisor.

Beberapa sastrawan pun meragukan informasi tersebut. Apalagi, kedatangan Ratna Sarumpaet ke acara itu harus merogoh kocek sendiri (kemudian dikabarkan dibantu oleh Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta).
Dwi Pranoto, penulis yang kini tinggal di Banyuwangi, termasuk warganet yang meragukan kehadiran Ratna sebagai senior advisor.

“Beberapa laman berita seperti liputan6.com dan detik.com memberitakan Ratna ke Chile mau menghadiri acara Women Playwrights International Conference 7 – 12 October 2018 sebagai senior advisor. Dalam berita yang disiarkan, dimuat cuplikan foto daftar senior advisor yang menyebutkan Ratna Sarumpaet sebagai salah satunya,” katanya.

Dwi Pranoto heran karena sumber foto daftar senior advisor pada liputan6.com tidak jelas/tidak dapat diperiksa.

“Sedangkan sumber foto yang dimuat di detik yang menyebutkan diambil dari instagram wpichile2018 yang diakses 4/10/2018, ternyata tidak dapat ditemukan (mungkin saya yang tidak bisa menemukan). Jika mencermati foto daftar senior advisor yang dimuat di detik.com respon terakhir pada foto itu tercatat 10 April tanpa tahun. Adapun foto susunan senior advisor yang dapat ditemukan pada instagram wpichile2018, https://www.instagram.com/p/BUkLoGogVUf/?tagged=wpichile2018, yang respon terakhir tercatat 27 Mei 2017, tidak ditemukan nama Ratna Sarumpaet sebagai senior advisor,” kata Dwi Pranoto.

Menurutnya, nama Ratna Sarumpaet juga tidak ada pada daftar senior advisor yang dimuat dalam newsletter 2 – 11th wpic Chile 2018 yang berisi undangan pengiriman proposal kepada para calon peserta. Dalam newsletter 4 – Agustus 2017 yang memuat hasil seleksi proposal tidak dimuat daftar senior advisor.

“Apakah benar Ratna Sarumpaet yang akan berangkat ke Chile dengan biaya dari Pemerintah DKI diundang di Women Playwrights International Conference diundang sebagai senior advisor?” kata sastrawan yang juga penerjemah karya asing itu.

Keraguan juga diungkapkan perempuan penyair Medy Loekito.

“Menurutku, mau chairwoman mau chairdingklik mau senior mau bayi, itu bukan alasan! Sepengalaman saya, jika kita diundang apalagi jadi pembicara, maka kita akan didanai si pengundang, malah dapet honor,” katanya.

Mengacu pada pengalamannya beberapa kali diundang di forum internasional, Medy mengaku kalaupun minta sangu kepada pemerintah  paling untung dapet cuma setengahnya.

“Jadi Rp 70 juta itu buat apa?” ujarnya.

 

Loading...