Beranda Hukum Narkoba Soal Tembakau Gorila Milik Mahasiswa Unimal, Polisi Masih Lakukan Pendalaman

Soal Tembakau Gorila Milik Mahasiswa Unimal, Polisi Masih Lakukan Pendalaman

65
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, hingga saat ini masih terus mendalami dugaan kepemilikan tembakau gorila yang ditemukan di dalam mobil mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati (Unimal, Sutandi (23). Tembakau yang diduga jenis gorila itu ditemukan polisi saat Sutandi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pramuka, Rajabasa, Selasa (4/4/2017) lalu sekitar pukul 13.30 WIB.

“Kasusnya masih terus didalami, dan mengenai status Sutandi sendiri masih sebagai saksi,” kata Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono  kepada teraslampung.com, Sabtu (6/5/2017).

Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan, Sutandi mengakui barang yang diduga tembakau gorila yang ditemukan di dalam mobilnya adalah benar miliknya. Namun apakah barang tersebut benar tembakau gorila, yang merupakan narkotika jenis baru pihaknya belum dapat memastikan, karena masih dilakukan uji laboratorium di BNNP.

“Hasil uji laboratorium, belum diketahui dan kami masih menunggu hasilnya. Rencananya, pekan depan akan diketahui hasilnya,”ungkapnya.

Menurutnya, jika dari hasil uji lab benar sebagai tembakau gorila, dan hasil tes urine yang bersangkutan juga postif menggunakan barang tersebut. Maka untuk menentukan statusnya, akan dilakukan gelar perkara terlebih dahulu.

“Kalau semua alat bukti mencukupi, tidak menutup kemungkinan maka statusnya bisa dinaikkan sebagai tersangka,”terangnya.

Diketahui, kecelakaan lalu lintas tunggal kendaraan mobil Honda HR-V BE 1609 AX, yang dikemudikan oleh Sutandi (23), mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati (Unimal) diduga mabuk karena pengaruh narkotika menghantam dinding di pertigaan Jalan ZA Pagar Alam-Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandarlampung, pada Selasa (4/4/2017) lalu sekitar pukul 13.30 WIB.

Dari kejadian itu, korban Sutandi (23) mengalami luka patah kaki sebelah kiri, sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM). Dari dalam mobil yang ringsek tersebut, petugas Polantas menemukan sebuah bungkusan yang didalamnya diduga sebagai narkotika jenis baru tembakau gorila.

Barang bukti itu, berada dalam tas ransel warna hijau yang di taruh tepat dibagian jok belakang mobil. Lalu petugas Polantas menyerahkan barang yang diduga tembakau gorila tersebut ke petugas Satuan Reserse Narkoba.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, polisi mengirimkan bungkusan yang diduga tembakau gorilla itu ke laboratorium Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Rabu (5/4/2017) lalu. Namun polisi belum dapat melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap Sutandi, karena kondisinya masih belum sadar pasca kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut.