Beranda Pendidikan Kampus SOI Sosialisasikan Program Riset di Unila dan IBI Darmajaya

SOI Sosialisasikan Program Riset di Unila dan IBI Darmajaya

164
BERBAGI
Carlie S Wiener

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Carlie S. Wiener ,  Communications Manager Schmidt Ocean Institute (SOI), mengatakan kunjungannya ke Lampung untuk memperkenalkan diri ke universitas- universitas di Lampung untuk berdiskusi dan presentasi tentang program SOI di bidang ilmu pengetahuan, penelitian yang telah dilakukan dan program terkini termasuk Mentawai Gap – GempaTsunami Risk Assessment, atau MEGA – TERA ekspedisi saat ini sedang dilakukan di lepas pantai barat Sumatera. 

“Ahli kami melakukan penelitian disana  bentuk tsunami apa yang ada di sana. Hasil akhirnya bisa memprediksi seperti  apa besara tsunami dan arah ombak. Mudah-mudahan hal itu akan bermanfaat untuk mitigasi gempa bumi. Bukan hanya regional saja, tetapi  juga  untuk dunia,” kata Wiener, saat mendampingi Konsul Amerika untuk wilayah Sumatera, Robert Y Ewing, bertemu dengan Gubernr Lampung Ridho Ficardo, di Kantor Gubernur Lampung, di Bandarlampung. Kamis (18/6/2015).

Menurut Carlie, SOI sedang melakukan  riset tentang tsunami di Kepulauan Mentawai dengan Kapal Falkor untuk studi garis gap yang ada di Mentawai. Riset yang diberi nama  Ekspedisi Mega Tera itu dikerjakan  bersama LIPI,  Singapura, dan Prancis.

Carlie Wiener mengatakan,  penelitian dilakukan di Mentawai  karena di sana  ada dua lempengan terkunci. Yakni di   di pesisir barat Pulau Sumatera. 

“Ketika lempengan itu bergerak maka akan menimbulkan tsunami. Maka akan dilakukan  penelitian. Kapal Falkor nantinya akan merapat di Padang, Sumatera Barat, karena wilayah itu   dekat dengan  Mentawai,” kata Carlie.

Menurut Carlie , Kapal Falkor di Desember membuka peluang untuk bisa melakukan  riset dengan LIPI dan Singapura hanya di bawah 1 bulan.

Sementara itu di Pesisir Barat Pulau Sumatera, para tenaga ahli telah melakukan pemetaan dengan resolusi tinggi bagaimana gempa terjadi. Selesai riset akan mengeluarkan rillis tentang temuan temuan SOI  setelah tanggal  23 Juni 2015.

Kapal Falkor dari Schmidt Ocean Institute (SOI) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerja sama dalam proyek penelitian yang bertujuan untuk menilai risiko tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi di wilayah tersebut dengan memetakan dasar laut di mana lempeng tektonik bertemu kritis.

Mas Alina Arifin 

Loading...