Beranda News Pemilu 2019 Sosialiasi SIM Seumur Hidup, PKS Gelar Flashmob 88 KM Se-Lampung

Sosialiasi SIM Seumur Hidup, PKS Gelar Flashmob 88 KM Se-Lampung

335
BERBAGI
Ketua Umum dan Sekretaris Umum PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim dan Ade Utami Ibnu, bersama para petinggi PKS Lampung lain, para kader dan simpatisan PKS pada acara flashmob untuk program nasional PKS, Minggu, 3 Februari 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Dalam rangka menyosialisasikan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Menang Pemilu 2019, SIM Seumur Hidup, dan Pajak Motor Dihapuskan, DPW PKS Provinsi Lampung menggelar flashmob (bergerak serentak) di jalan-jalan utama sepanjang 88 kilometer secara bersamaan di 15 Kota/Kabupaten se Lampung, Ahad (3/2).

Kegiatan ini diikuti sekitar 8000-an kader, simpatisan, dan  unsur pimpinan PKS Lampung.

Tampak hadir ada Ketua Umum dan Sekretaris Umum PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim dan Ade Utami Ibnu. Bahkan Ketua Majelis Pertimbangan PKS dan Ketua Dewan Syariah PKS, tak ketinggalan bergabung bersama peserta flashmob.

Menurut Ketua Umum PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim, bahwa kampanye dalam bentuk lain, yakni flashmob selain mengenalkan logo dan nomor PKS beserta program kampanye PKS yakni SIM Seumur Hidup dan Pajak Motor Dihapuskan, juga mengenalkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden usungan PKS, yakni Pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno, Nomor 02.

“Situasi ekonomi yang tak bisa diprediksi, harga kebutuhan pokok yang cenderung fluktuatif memacu PKS untuk memberikan solusi guna meringankan beban masyarakat. Sehingga lahirlah program SIM Seumur Hidup dan Penghapusan Pajak Motor. Apalagi kendaraan mayoritas penduduk Indonesia dan Lampung adalah roda dua,” tutur Caleg PKS Dapil Lampung Tengah.

Sehingga menurutnya lagi, dua program kampanye tersebut akan makin mudah di implementasikan jika caleg PKS yang dilantik di parlemen mayoritas dan Prabowo – Sandi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Karena kita menganut sistem demokrasi, dimana kebijakan perundangan dilakukan di lembaga legislatif, maka tentu makin banyak caleg PKS yang dilantik di legislatif, makin muda kebijakan tersebut diperjuangan. Terlebih jika Prabowo dan Sandi jadi Presiden – Wakil Presiden,” katanya.

 

Loading...