SPBU Kotabumi Dirampok, Rp 120 Juta Amblas

  • Bagikan
Rekaman CCTV: Kedua pe‎laku yang menggasak uang yang tersimpan dalam laci di SPBU di Lalan Alamsyah Ratu Prawira Negara (ARPN) Kotabumi, Jumat (17/4/2015) sekitar pukul 12:34 WIB.
Rekaman CCTV: Kedua pe‎laku yang menggasak uang yang tersimpan dalam laci di SPBU di Lalan Alamsyah Ratu Prawira Negara (ARPN) Kotabumi, Jumat (17/4/2015) sekitar pukul 12:34 WIB.

Feaby/Teraslampung.com

Kotabumi–‎Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di jalan Alamsyah Ratu Prawira, Kotabumi, Lampung Utara digasak para perampok Negara, Jumat (17/4/2015) sekitar pukul 12:34 WIB. Akibatnya, uang senilai Rp.120 juta berhasil digasak mereka dari SPBU.

Kawanan perampok ini memanfaatkan situasi SPBU  dengan nomor 24.345.92‎ yang sedang sepi lantaran sejumlah karyawan sedang menjalankan ibadah shalat Jumat.

Salah seorang pegawai SPBU, Listiawati (23) menceritakan saat sebelum kejadian nahas tersebut, dirinya sedang berbincang – bincang dengan rekannya, Septiana (27‎). Sebab, waktu itu sedang memasuki waktu istirahat. Keduanya berbincang – bincang di pompa nomor 5 yang letaknya di belakang SPBU. Mendadak muncul sepeda motor Beat berwarna putih yang berhenti di sekitar lokasi tempat penyimpanan uang yang berada di dekat pompa tersebut.

“Pas kejadian, ‎kami berdua lagi duduk santai di pom. (Lalu kami) dengar suara laci dibuka (orang),” katanya.

BACA JUGA:   SMP-SMA di Lampura Dilarang Lakukan Perpeloncoan kepada Para Siswa Baru

Tak lama berselang, dirinya mendengar suara laci penyimpanan uang dibuka oleh seseorang. Awalnya, ia mengira yang membuka laci penyimpanan uang adalah rekannya yang bernama Tari. Namun, alangkah terkejutnya saat mengetahui yang membuka laci ternyata bukan rekannya melainkan para pengendara motor Beat tersebut. ‎Kejadian itu berlangsung hanya dalam waktu 5 menit. “Saya langsung teriak rampok..rampok!” tuturnya.

Lisnawati dan Septiana sedang diminta keterangan penyidik di Mapolres Lampura terkait kasi perampokan di SPBU, tempat mereka bekerja, Jumat (17/4).

Lisnawati kembali menuturkan bahwa dirinya sulit mengenali kedua pelaku. Sebab, keduanya memakai helm tertutup.‎ “Saya enggak tau persis ciri – ciri pelaku. Mereka abis ambil uang yang jumlahnya sekitar Rp.120 juta langsung kabur ke arah depan, ke Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara,” terang dia.

Di tempat yang sama, Bripka Suroto, anggota Identifikasi Polres Lampung Utara yang ditemui di lokasi kejadian memperkirakan para pelaku perampokan diperkirakan telah mahir. Sebab, berdasarkan rekaman gambar CCTV, para pelaku telah menyiapkan diri dengan menggunakan sarung tangan dan helm guna menghilangkan jejak.

BACA JUGA:   Pria tanpa Identitas Tewas Ditabrak Kereta Api di Kotabumi

“Pelaku sudah lihai sepertinya. Dari rekaman gambar, terlihat pakai sarung tangan untuk ngilangin jejak,” katanya.

Usai beraksi, kedua pelaku langsung kabur ke arah depan dan menghilang di jalan ARPN. Para pelaku juga terlihat cukup memahami lokasi. Hal ini dibuktikan dengan keengganan para pelaku kabur ke arah belakang SPBU. Karena, jika kabur ke arah belakang, kemungkinan besar mereka pasti tertangkap.

“Sekitar 100 meter masjid, dan saat itu sedang Salat Jumat. Kalau dia kabur ke belakang, pasti ketangkaplah itu,” tutur dia.

Berita terkait: Perampokan di SPBU Kotabumi, Dua Pelaku Sempat Mengisi Bensin

  • Bagikan