Beranda Hukum Spesialis Pembobol Ruko Dihadiahi Dua Butir Timah Panas

Spesialis Pembobol Ruko Dihadiahi Dua Butir Timah Panas

309
BERBAGI

Zainal Asikin//Teraslampung.com 

Supriyanto alias Galer (28 tahun), speialis pembobol toko, dilumpuhkan polisi dengan nenenbak kedua kakinya dengan timah panas.. 

BANDARLAMPUNG-Petugas Unit Reserse Kriminal Polsekta Telukbetung Selatan meringkus salah seorang pelaku spesialis pembobol rumah toko (Ruko), Supriyanto alias Galer (28) dirumahnya di Jalan Ikan Kakap, Gg. Pelatis LK. 2, Kelurahan Pesawahan, Bandarlampung, Minggu (17/5) sekitar pukul 17.00 WIB. Tersangka yang merupakan seorang residivis empat kali masuk bui, dihadiahi dua butir timah panas polisi di kedua kakinya.

Kapolsekta Telukbetung Selatan, Kompol Sarpani mengatakan, tersangka Supriyanto alias Galer spesialis pelaku pembobolon Ruko dan Indomart ditangkap karena mencuri satu unit laptop merk Accer dari dalam Ruko milik korban Henry Linbergh yang berada di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Pesawahan, pada Jumat (15/5) lalu sekitar pukul 01.45 WIB. Modus pencurian yang dilakukannya, tersangka masuk kedalam Ruko dengan memanjat atap Ruko, lalu mengambil satu unit laptop yang berada di meja kasir lantai satu.

“Saat beraksi, tersangka Galer ini tidak sendiri tersangka melakukan pencurian bersama temannya berinisial TU hingga saat ini masih buron (DPO) dengan menggunakan sepeda motor Viar BE 6094 UE. Barang bukti hasil curian satu buah Laptop dan sepeda motor yang biasa digunakan tersangka melakukan aksi pencurian berhasil diamankan,”kata Sarpani kepada wartawan, Senin (18/5).

Sarpani menuturkan, berdasarkan catatan kepolisian tersangka sudah empat kali masuk penjara dalam kasus yang sama yakni mencuri didalam Ruko. Terakhir, tersangka masuk penjara pada tahun 2011 dan menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kota Agung selama satu tahun tiga bulan.

Tersangka Supriyanto alias Galer merupakan target operasi (TO), tersangka merupakan residivis kasus pencurian pembobolan toko dan Indomart. Saat akan dilakukan penangkapan dirumahnya tersangka berusaha kabur dan melakukan perlawanan kepada petugas dan terpaksa tersangka dilumpuhkan dengan dua butir timah panas petugas.

“Hasil pemeriksaan ada sekitar 20 TKP di Kota Bandarlampung, di wilayah Telukbetung Selatan aksi pencurian yang dilakukan Galer dan TU (DPO) ada tiga lokasi TKP. Untuk lokasi TKP lain sedang dilakukan pengembangan, petugas saat ini sedang memburu teman tersangka TU, ”terangnya.

Tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sementara penagkuan tersangka Supriyanto alias Galer, ia mengaku  sudah empat kali masuk penjara karena melakukan pencurian. Dalam menjalankan aksi pencurian dengan membobol Ruko, ia bersama temannya TU kini masih buron, pencurian tersebut sebelumnya sudah direncanakan terlebih dulu oleh tersangka.

Aksi pencurian yang dilakukannya, terhenti saat dirinya ditangkap petugas Polsekta Telukbetung Selatan karena mencuri Laptop di salah satu Ruko di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Pesawahan.

“Saat mencuri, ada yang sudah direncanakan ada juga yang tidak direncanakan. Kalau yang mencuri laptop di Ruko itu tidak saya rencanakan, saat itu saya dan TU sedang jalan dan kebetulan lewat Ruko milik korban lalu timbulah niat untuk mencuri. Saat melakukan pembobolan, terkadang saya menggunakan linggis dan obeng untuk merusak pintu Ruko,”ungkapnya.

Loading...