Beranda Hukum Kriminal Spesialis Penjambret Anak Sekolah Ditangkap Saat Menjalankan Aksinya

Spesialis Penjambret Anak Sekolah Ditangkap Saat Menjalankan Aksinya

472
BERBAGI

Zaianal Asikin/Teraslampung.com

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, Minggu (31/5) memeperlihatkan telepon genggam hasil jambretan yang dilakukan tersangka Ahmad Rusdi, spesialis pelaku jambret siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekoalh Menengah Pertama (SMP) di Kota Bandarlampung.



BANDARLAMPUNG-Maraknya aksi kejahatan dengan modus penjambretan yang marak terjadi di lingkungan sekolah di Kota Bandarlampung, tim anti bandit Polresta Bandarlampung dapat menangkap pelaku spesialis jambret dengan sasaran korbannya anak sekolah. Tersangka adalah, Ahmad Rusdi (21)  warga Kelurahan Langkapura, Kemiling, Bandarlampung, ditangkap saat akan melakukan aksinya di depan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN)  25 di wilayah Gotong Royong, Bandarlampung, Kamis (28/5) lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya menuturkan, tersangka Ahmad Rusdi dapat kami tangkap saat akan melakukan penjambretan terhadap salah satu korban pelajar SMPN 25 Gotong Royong, Bandarlampung. Penangkapan tersangka Rusdi, petugas dibantu oleh warga sekitar yang melihat aksi penjambretan di sekolah itu.

“Pada saat kejadian korban berteriak, warga yang melihat langsung mengejar tersangka bersama petugas yang pada saat itu sedang berada dilokasi. Tersangka yang berusaha kabur dapat ditangkap petugas bersama barang bukti hasil jambretan, satu buah ponsel dan sepeda motor Yamaha Mio Soul warna merah BE 3617 CW milik tersangka yang digunakan untuk melakukan aksinya,”kata Dery kepada wartawan, Minggu (31/5).

Dery menuturkan, sasaran korban penjambretan yang dilakukan tersangka Rusdi, adalah wanita siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekeloh Menengah Pertama (SMP) yang menjadi korbannya dengan merampas telephon genggam milik para korbannya. Tersangka memilih target korbannya sekolah, karena banyak siswi yang memakai ponselnya di pinggir jalan atau duduk dilingkungan sekolah.

 Tersangka Ahmad Rusdi dan sepeda motor motor miliknya yang digunakan untuk melakukan aksi penjambretan, saat gelar perkara di Polresta Bandarlampung, Minggu (31/5/2015).

“Tersangka Rusdi, datang ke sekolah-sekolah dengan mengendarai sepeda motor pada saat jam pulang sekolah. Sesampainya disekolah, tersangka lalu berkeliling sekolah untuk mencari calon target korbannya. Setelah korban didapat, tersangka merampas ponsel milik pelajar tersebut lalu tersangka melarikan diri menggunakan sepeda motor,”tuturnya.

Tersangka Rusdi, Dery menjelaskan, tidak hanya satu kali ini saja tersangka melakukan aksi penjambretan di sekolah dan korbannya adalah pelajar wanita. Rusdi mengaku sudah 15 kali melakukan hal serupa, aksi pencurian dengan modus tersebut dilakukan tersangka sejak Januari 2015 lalu.

Namun, sambung Dery, pihaknya menduga bahwa tersangka Rusdi sudah lebih dari 15 kali melakukan penjambretan. Berdasarkan dari catatan kepolisian dan dari jumlah kasus yang terjadi, pada bulan Mei 2015 ini saja ada sekitar 17 kali kasus penjambretan dengan cara yang sama.

“Ya kalau dari pengakuannya sudah 15 kali menjambret, tapi dugaan kami tersangka Rusdi ini sudah lebih dari 25 kali melakukan penjambretan. Semua korbannya adalah pelajar yang wanita yang ada di sekolah-sekolah di wilayah Kota Bandarlampung. Tersangka Rusdi ini, adalah pelaku yang melakukan penjambretan hanphone milik siswi SDN 2 Palapa didepan Kantor PWI Lampung yang terjadi pada bulan Februari lalu”jelasnya.

Dari pengakuan tersangka Ahmad Rusdi, ia mengaku melakukan aksi penjambretan di beberapa sekolah di Kota Bandarlampung. Aksi penjambretan yang dilakukannya, ada sekitar 15 kali dan korabannya adalah siswi SD dan SMP. Barang dari hasil jambretan sudah dijual. Uangnya  ia gunakan untuk membayar cicilan angsuran motor dan untuk berfoya-foya.

“Setiap bulannya, saya butuh uang sebesar Rp 600 ribu untuk bayar angsuran motor Yamaha Mio Soul. Karena saya sudah menganggur dan tidak kerja lagi di SPBU daerah Rajabasa, makanya saya mencari uang dengan menjambret supaya saya dapat terus bisa bayar angsuran motor. Rata-rata yang saya jambret itu adalah hanphonde milik anak sekolah yang wanita, barang hasil jambretan ada yang saya jual di konter ada juga yang dijual di situs online OLX,”tuturnya.

Loading...