Beranda Ruwa Jurai Lampung Barat Stadion Sekala Bekhak Jadi Kado Terindah pada Akhir Masa Jabatan Mukhlis Basri

Stadion Sekala Bekhak Jadi Kado Terindah pada Akhir Masa Jabatan Mukhlis Basri

454
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Bupati Lampung Barat Muklis Basri meresmikan Stadion Bumi Sekala Bekhak Lampung Barat, Sabtu (9/11/2017). Peresmian stadion tersebut merupakan kali terakhir Mukhlis bekerja sebagai Bupati Lampung Barat. Muklis Basri akan berakhir senin (11/12), sekaligus melantik Bapati dan wakil Bupati terpilih Parosil Mabsus-Mad Hasnurin di Balai Keratun Pemprov Lampung.

Muklis Basri mengatakan, dengan diresmikan stadiun Bumi sekala bekhak, kata dia, ini merupahkan kado terakhir selama ia memimpin di Lampung Barat selama lima belas tahun.

“Peresmian stadion ini merupakan kado akhir masa jabatan bisa kita resmikan. Alhamdulilah,sekaligus menyuguhkan kemasyarakat pertandingan antara Lampung barat FC dan Lampung Sakti FC,” katanya.

Dengan diresmikanya stadiun yang sudah diresmikan sudah siap untuk digunakan sebagai tuan rumah untuk olahraga pada acara pekan olahraga provinsi (Porprov) 2021, dan hanya tinggal menambah beberapa sarana cabang olahraga. ” sudah banyak fasikitas untuk cabang olahraga yanh aka digunakanPorprov, kita tinggal membangun kolam renang,”katanya.

“Rencananya akan digunakan para atlet-atlet berprestasi yang ada di kabupaten/kota.” Semiga diresmikanya stadion ini bisa memberikan kontrisi kepada masyarakat. Tambahan aset Lambar ini bisa digunakan masyarakat untuk kesnian sepak bola atlet, dan sarana multi fungsi,”Ujar politis PDIP ini.

Sebagai pengurus KONI di kabupaten berjulukan kota berbunga ini dirinya berpesan, para atlet bisa menunjukan prestasinya dibidang olahraga, katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Lampung Barat, Ansari, mengatakan pembangunan gedung olahraga sepak bola ini merupahkan prestasi bagi Lampung Barat. Menurutnya stadion ini sudah dioersuaoka sejak tahun 2012, dan pembangunan ini dikakukan tiga tahap yakni tahun dianggaran pada APBD, 2015,2016 dan 2017 dengan total anggaran Rp33 miliar.

“Kami mulai menyiapkan lahan tahun 2011, dan 2012 land clearing,” katanya.

Ansari menilai stadion yang sudah baik ini tentu masih ada yang ditambah mulai tribun penonton dan pagar. “Memang untuk 2018 belum bisa ditambah, karena keterbatasan anggaran. Tentunya untuk kembali menambah anggaran tribun dan pagar adalah kebijakan pimpinan,” terangnya.

Loading...