Beranda Ekbis Bisnis Stasiun Tanjungkarang Diharapkan Bisa Jadi Tempat Wisata Baru

Stasiun Tanjungkarang Diharapkan Bisa Jadi Tempat Wisata Baru

616
BERBAGI
Stasiun KA Tanjungkarang
Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Bandarlampung

TERASLAMPUNG.COM — Adanya  penataan kawasan depan Stasiun Tanjung Karang, sesuai dengan arahan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke lokasi tersebut.

“Stasiun Tanjung Karang merupakan salah satu pintu masuk ke Provinsi Lampung, jadi saat ini akan kita lakukan penataan sesuai juga dengan arahan dari Gubernur Lampung ketika melakukan kunjungan kerja di kawasan stasiun,” kata Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Sapto Hartoyo, Kamis (22/11/2019).

BACA: PT KAI Tanjungkarang Ambil Alih Lahan di Sekitar Bambukuning Town Square

Sapto menegaskan, penataan dilakukan dalam rangka menyongsong Natal dan tahun baru.

“PT KAI Divre IV Tanjungkarang akan memperluas area perparkiran untuk itu dilakukan penataan-penataan kawasan tersebut. Saat ini stasiun kereta api bukan hanya tempat orang datang dsn pergi untuk naik kereta api saja, tetapi diharapkan bisa menjadi tempat bersantai dan tempat belajar bahkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata, dan menjadi ikon kota,” katanya.

“Kalau kita lihat stasiun-stasiun besar yang ada di Jawa itu semua sudah merupakan ikon kota. Sehingga kitapun berharap stasiun Tanjung Karang juga bisa menjadi ikon Kota Bandarlampung,” imbuhnya.

Sapto mengklaim, kalau PT KAI melakukan penertiban aset-aset bukan berarti melakukan penggusuran tetapi untuk penataan baik kawasan maupun secara administrasi.

Sebelum pada Kamis lalu (21/11/2019) PT KAI mengambil lahan di Bambukuning Towb Square di depan Stasiun Tanjungkarang yang selama ini dipakai para pedagang. Para pedagang selanjutnya akan direlokasi yang tidak jauh dari Bambukuning Town Square.

“Kami tahu mereka mencari penghasilan dari situ, dan sudah dibahas dalam rapat, sudah koordinasi juga dengan aparat, baik itu kewilayahannya seperti kepolisian, Koramil, kecamatan, maupun kelurahan,” katanya.

Sementara itu lurah Gunungsari, Akbar Mandari Putra, sangat berharap daerahnya yang merupakan daerah perbukitan dan dekat dengan stasiun akan ditata dan dijadikan sebagai Kota Wisata.

“Lokasi itu akan kita sulap menjadi desa pelangi, yang artinya bahwa nanti kalau kita lihat dari atas atau dari bawah itu kan kelihatan genteng-genteng berwarna-warni. Harapan itu juga sejalan dengan harapan PT Kereta Api, dan juga mungkin harapan dari pak gubernur selain sebagai pintu gerbang untuk masuk ke Kota Bandar Lampung di situ juga nanti akan menjadi, kawasan wisata,” kata Akbar.

Loading...