Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Sudah 10 Bulan Ketua RT di Lampung Utara tidak Terima Gaji

Sudah 10 Bulan Ketua RT di Lampung Utara tidak Terima Gaji

1000
BERBAGI
Kantor Pemkab Lampung Utara
Kantor Pemkab Lampung Utara

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Nyaris sepuluh bulan lamanya di tahun 2019 ini, seluruh ketua RT di Lampung Utara diduga belum pernah menerima gaji. Tunggakan gaji ini seakan menjadi pelengkap permasalahan keuangan yang selama ini terjadi di Lampung Utara.

Sebelum persoalan gaji ini mencuat, Pemkab Lampung Utara tengah menghadapi persoalan keuangan lainnya yang tak kalah peliknya, yakni, tunggakan Alokasi Dana Desa tahun 2019‎ dan persoalan tuntutan pembayaran proyek 2018.

“Sudah sepuluh bulan ini, kami belum pernah terima gaji,” beber Ketua RT 02/LK 04 di Kelurahan Gapura, Indra Kesuma, Selasa (22/10/2019).

Besaran gaji yang diterima oleh perangkat RT tiap bulannya mencapai Rp400 ribu/bulan. Dengan hitung – hitungan seperti itu maka total tunggakan yang harus dibayarkan oleh Pemkab untuk tiap Ketua RT Rp4 juta. Sementara, total RT di Lampung Utara mungkin ada ratusan banyaknya.

“Kami hanya ingin kejelasan kapan gaji itu dapat diterima. Itu saja,” paparnya.

‎Menurut Indra, semestinya Pemkab Lampung Utara belajar dari pengalaman tahun 2017 dan 2018 terkait persoalan tunggakan gaji tersebut. Tujuannya supaya tidak terulang di tahun 2019 ini. Faktanya, Pemkab tidak pernah mau belajar dengan pengalaman pahit itu.

Selain menyoroti tunggakan gaji tersebut, Indra juga mempertanyakan kapan realisasi janji kampanye Bupati non aktif Agung Ilmu Mangkunegara – Wakil Bupati Budi Utomo terkait kenaikan gaji RT‎. Kala itu, pasangan itu menjanjikan akan menaikan gaji RT menjadi Rp1 juta/bulannya.

“Beliau berdua janji kalau gaji RT naik jadi Rp1 juta/bulan. Sekarang kami ingin tagih janji itu,” tandasnya.

Di tempat berbeda, Hayat, Ketua RT 02/LK 02 mengaku belum pernah menerima gaji sejak bulan Januari hingga Oktober ini. ‎Ia juga menanyakan rencana kenaikan gaji RT seperti yang dijanjikan dalam kampanye pada Pilkada silam.

“Bukannya malah naik seperti janji beliau berdua, gaji kami malah selalu macet,” kata dia.