Beranda Hukum Narkoba Sudah Dua Bulan Sepasang Kekasih Ini Jadi Pengedar Narkoba

Sudah Dua Bulan Sepasang Kekasih Ini Jadi Pengedar Narkoba

836
BERBAGI
Kiki dan Venny saat diperiksa di Polsekta Kedaton, Bandarlampung.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kapolsekta Kedaton, Kompol Bismark, mengatakan Rizki Andriansyah alias Kiki (27), warga Jalan ZA Pagar Alam, Gang Keramat, Kelurahan Labuhan Ratu, Bandarlampung dan Ratih Venny Lestari alias Dian (22), warga Desa Banjar Gung, Kecamataan Jati Agung, Lampung Selatan jadi pengedar narkoba sejak dua bulan lalu.

“Tersangka Rizki dan Ratih sejak dua bulan terakhir mengedarkan narkoba, pembelinya teman-teman kedua tersangka. Bahkan ada juga orang yang tidak dikenal memesan narkoba itu melalui ponselnya, transaksinya bisa dilakukan di kamar kosnya Ratih maupun di jalan,” kata Bismark, Minggu (30/4/2017).

Menurut Bismark, awalnya petugas menangkap Ratih alias Dian saat berada di kamar kosnya di Kelurahan Rajabasa Raya. Dari penggeledahan di kamar kos perempuan yang berprofesi sebagai pemandu lagu itu etugas menyita barang bukti sabu-sabu sebanyak 20 paket kecil seberat 23 gram dan 15 plastik klip bening kosong, satu buah korek api gas dan dua buaah kantong plastik warna ungu dan putih.

Saat diinterogasii, Venny mengaku sabu-sabu seberat 20 gram itu didapatkan dari kekasihnya bernama Rizki alias Kiki.

Lalu petugas berusaha menangkap Rizki dengan cara memancing Rizki untuk datang ke tempat kosnya Ratih. Setelah dihubungi, tak lama kemudin Rizki datang. Saat itu juga, petugas langsung menangkap Rizki.

“Saat digeledah, ditemukan tiga paket kecil sabu-sabu seberat tiga gram yang disimpan Rizki di saku celananya. Tersangka Rizki mengaku, sabu-sabu itu didapatkan dari seorang bandar besarnya dari luar Lampung,”ungkapnya.

Menurutnya, selain sebagai pengedar narkoba, tersangka Rizki juga merupakan sebagai pemakai.

Bismark mengutarakan, penangkapan kedua tersangka, merupakan serangkaian dalam gelar Operasi Antik dan keduanya sudah menjadi target operasi (TO) petugas selama ini. Dalam Operasi Antik ini, ada beberapa tempat di wilayah hukumnya yang sudah menjadi target operasi (TO). Seperti tempat hiburan malam, kos-kosan dan juga lainnya.

Dikatakannya, kasus tersebut masih dikembangkan dengan memburu pemasok barang haram tersebut, yang sudah dikantongi identitasnya.

Loading...