Beranda Hukum Kriminal Sudirman,Terdakwa Begal Pembunuh Brimob Divonis 18 Tahun Penjara

Sudirman,Terdakwa Begal Pembunuh Brimob Divonis 18 Tahun Penjara

71
BERBAGI
Terdakwa Sudirman

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Majelis Hakim PN Tanjungkarang memvonis terdakwa Sudirman, pelaku begal yang membunuh anggota Brimobda Lampung, Bharada Jefry Saputra, hukuman 18 tahun penjara. Majelis hakim yang diketuai Syamsudin itu menyatakan bahwa warga Jabung Induk, Kabupaten Lampung Timur itu secara sah dan meyakinkan bersalah karena telah menghilangkan nyawa orang lain dan merampas harta korban.

Putusan tersebut, lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut terdakwa Sudirman dengan hukuman pidana penjara selama 15 tahun. Atas putusan tersebut, JPU maupun terdakwa menerima.

Perbuatan terdakwa Sudirman berawal pada Kamis (27/8/2015) lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Pada saat kejadian, Sudirman bersama ketiga rekannya, Sahril Ramadon (tewas ditembak pasca penggerebekan), Agus dan Tomi (keduanya DPO).


BACA: Anggota Brimob Polda Lampung Tewas Ditembak Begal

Mereka mencuri sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam milik Bharada Jefri yang terparkir di depan ATM Bank Mandiri di Jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandarlampung (depan Pasar Koga).

Terdakwa Sudirman dan Ramadon, keduanya mendekati sepeda motor korban dan mengambil motor menggunakan kunci letter T. Sementara korban Bharada Jefry Saputra, saat itu sedang berada di dalam sedang menarik uang tunai di ATM Bank Mandiri.

Namun aksi kedua tersangka, diketahui dengan korban dan langsung keluar dari dalam ATM lalu korban mengejarnya. Melihat korban mengejar tersangka, Sudirman menodongkan senjata api bermaksud untuk menakuti korban.

Jefri melakukan perlawanan, nahas bagi korban saat dikejar Sudirman melepaskan tembakan dan mengenai bagian dada. Korban terjatuh, tapi masih bisa terbangun dan mengejar para tersangka.

SIMAK: Terdakwa Begal Pembunuh Brimob Divonis 15 Tahun Penjara

Akan tetapi Ramadon mengambil senjata api dari tangan Sudirman, lalu menembakkan senjata api tersebut dan mengenai dada sebelah kiri korban. Jefry sempat dilarikan ke Rumah Sakit Advent, namun nyawanya tidak dapat tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.

Dalam sidang sebelumnya (15/12), Jaksa Penuntut Umum menunut terdakwa Sudirman dengan hukuman penjara 15 tahun pencara. Hal itu memicu kemarahan keluarga korban.