Beranda News Nusantara Suhaemi Terpilih Jadi Ketua STAINU Purworejo

Suhaemi Terpilih Jadi Ketua STAINU Purworejo

196
BERBAGI
Suhaemi, S.Ag, M.M. (dok.nu.or.id)

PURWOREJO, Teraslampung.com — Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo, Jawa Tengah, memiliki ketua baru. H Suhaemi, SAg MM menggantikan Dr Masyhud, MAg yang mengundurkan diri lantaran mengalami gangguan kesehatan.

H Suhaemi saat ditemui NU Online akhir pekan lalu (13/9) mengatakan, proses pemilihan tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan di STAINU ini. Biasanya, prosesi pergantian Ketua dilakukan melalui mekanisme penunjukan oleh yayasan.

“Proses pemilihan berlangsung secara demokratis lantaran dosen dan karyawan memiliki hak yang sama untuk menetukan pemimpinnya. Hal ini sesuai dengan AD/ART dan Statuta Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama (Yaspinu),” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, tradisi demokrasi di kampus warga Nahdliyyin ini merupakan babak baru bagi sejarah STAINU Purworejo. Dengan proses yang sudah berlangsung dengan baik ini ia berharap agar ke depan STAINU mampu memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat.

“Pasca terpilih, kami langsung mengirimkan berita acara pemilihan dan hasil pemilihan ke Kopertis Jawa Tengah. Alhamdulillah respon mereka sangat baik dan mendukung proses pemilihan ketua yang sudah sangat demokratis ini,” imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah mahasiswa setempat berharap sosok ketua baru yang terpilih secara demokratis tersebut diharapkan mampu membawa STAINU kedepan lebih maju dan modern. “Ketua STAINU yang baru ini menjadi harapan bagi para mahasiswa. Karena selama ini STAINU selalu dipandang sebelah mata sebab lokasinya yang berada di pinggiran kota,” ucap Fahmi, salah seorang mahasiswa semester akhir.

Hal senada juga diungkapkan Mufti Rosyadi mahasiswa semester VII. Menurutnya, modernisasi kampus menjadi suatu hal yang wajib untuk segera direalisasikan.

“Ketua STAINU yang baru ini menjadi tumpuan harapan bagi mahasiswa. Dengan melakukan modernisasi baik sistem administrasi dan akademiknya, tentu kampus ini akan lebih diperhitungkan lagi,” tandasnya.

Sumber: nu.or.id