Beranda Ruwa Jurai Sulitnya Mencari Kepala Dinas yang Ideal di Lampung Tengah

Sulitnya Mencari Kepala Dinas yang Ideal di Lampung Tengah

153
BERBAGI

Supriyanto/Teraslampung.com

Bupati A. Pairin (kiri). Foto dok Teraslampung.com/Supri

GUNUNGSUGIH – Mencari kepala dinas yang berkualitas dan ideal saat ini, mungkin tidaklah mudah bagi Bupati Lampung Tengah (Lamteng) A.Pairin. Terbukti, saat ini jangankan untuk meningkatkan pelayanan publik yang prima, mencari keberadaan sang Kepala Dinas  saja tidaklah mudah.

Entah apalah yang menjadi alasan, sehingga tidak masuk kantor  seolah dianggap sebuah perbuatan yang terhormat.  Bahkan ada beberapa kepala dinas yang hampir tidak pernah sama sekali masuk kantor.

Untuk urusan kantor, terkadang penangannya  lebih banyak dilakukan di rumah dinas pada jam-jam tertentu atau di warung kopi. Hal ini, juga diakui Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Hasan Basri. Menurutnya walaupun sering tidak di kantor, pelayan publik sering dia lakukan di rumah dinas.

”Saya sering ada di kantor, kalau gak ada di kantor saya ada di rumah dinas,”kata Hasan Basri, beberapa waktu lalu.  

Buruknya kinerja para kepala stuan kerja daerah (SKPD) Lamteng ini, diakui Bupati Lampung Tengah A.Pairin.

Informasi tidak disiplinnya para kepala SKPD tidak masuk kantor, menurut Pairin sudah sering dia terima. Bahkan pembinaan dan pengarahan setiap bulan sudah dilakukan pada setiap rapat koordinasi yang dilaksanakan setiap awal bulan. Tapi entah mengapa belum juga ada perubahan kearah yang semakin membaik.

”Saya selalu bertanya-tanya, mengapa para kepala dinas masih jarang ngantor. Apa Saya harus mengontrol setiap hari, tentu tidak mungkin mereka bukan lagi anak-anak,”katanya.

Pairin mengaku dengan kondisi saat ini, bukan berarti dirinya tidak punya perhatian dan tidak melakukan perbaikan.

“Tapi saya masih memberikan kesempatan untuk agar mereka melakukan perbaikan dan menyadari tanggungjawab. Suatu saat nanti akan saya ambil  tindaka tegas. Saya harap kelonggaran saya jangan diterjemahkan lemah. Perlu dingat, mereka diangkat dengan disumpah atas nama Allah, artinya ini merupakan amanah yang harus pertanggungan jawab bukan saja kepada manusia tetapi juga kepada Allah, itu pasti akan mintakan,”katanya.

Loading...