Beranda Politik Pilpres 2019 Survei INES: Prabowo Menang Mutlak, Gerindra Menang Pemilu 2019

Survei INES: Prabowo Menang Mutlak, Gerindra Menang Pemilu 2019

560
BERBAGI
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto naik kuda.(dok tempo.co)

TERASLAMPUNG.COM — Akhirnya ada juga lembaga survei yang menghasilkan kesimpulan berbeda terkait elekblitas kandidat presiden pada Pilpres 2019. Dalam rilisnya Minggu,6 Mei 2018, lembaga survei Indonesia Network Election survei (INES) merilis Prabowo Subianto unggul 54,50% atau menang mutlak. sedangkan Jokowi  26,10%, Gatot Nurmantyo 9,10%, dan tokoh lain 10,30%.

“Ini top of mind, dengan pertanyaan jika pemilu dilakukan hari ini siapa presiden yang akan dipilih? Prabowo unggul 50,20%, Jokowi 27,70%, Gatot Nurmantyo 7,40%, dan tokoh lain 14,70%,” ujar Direktur INES Oskar Vitriano, dalam paparannya, di Mess Aceh Amazing Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018).

Sementara menggunakan pertanyaan tertutup, Prabowo masih tetap unggul dengan perolehan suara di atas 54,50%. Sementara Jokowi mendapatkan 26,10%, Gatot Nurmantyo 9,10%, dan tokoh lain 10,30%.

“Tingkat kepercayaan publik kepada Prabowo semakin meningkat,” katanya.

Menurut peneliti INES survei tersebut dilakukan pada 12-28 April 2018. Survei dilakukan kepada 2.180 responden yang dipilih secara proporsional di 408 Kabupaten/kota di Indonesia. Metode yang dilakukan dengan multistage random sampling. Margin of error dari survei ini yakni +- 2,1%, dengan tingkat kepercayaan 95%.

Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di sektor domestik atau publik dengan aneka profesi dengan ragam pendidikan dan ragam umur, serta penghasilan dan latar belakang agama yang berbeda. INES melakukan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara sistematis dengan melakukan cek ulang di lapangan sebanyak 20% dari seluruh responden.

 

Untuk partai politik, Gerindra mendapatkan suara terbanyak dengan angka 26,2 persen disusul PDIP (14,3 persen), Golkar (8,2 persen), PKS (7,1 persen), Perindo (5,8 persen), PKB (5,7 persen), PAN (5,8 persen) , Demokrat (4,6 persen), PPP (3,1 persen), Nasdem (3,1 persen), Hanura (2,3 persen), PBB (2,1 persen), PKPI (0,9 persen),Berkarya (0,7 persen), Garuda (0,4 persen) dan PSI (0,1 persen).

 

Loading...