Beranda News Obituari Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia

Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia

292
BERBAGI
Sutopo Purwo Nugroho saat dirawat di rumah sakit di Guangzhou, China. Sutopo meninggal dunia pada Minggu dini hari, 7 Juli 2019. Foto: Istimewa
Sutopo Purwo Nugroho saat dirawat di rumah sakit di Guangzhou, China. Sutopo meninggal dunia pada Minggu dini hari, 7 Juli 2019. Foto: Istimewa

TERASLAMPUNG.COM — Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia di rumah sakit di Guangzhou, China, Minggi  7 Juli 2019,sekitar pukul 01.35 WIB. Pria yang tetap bekerja keras meskipun tengah sakit keras itu sejak Januari 2018 mengidap penyakit kanker paru-paru stadium 4 B.

Istri Sutopo, Retno Utami Yulianingsih, mengatakan suaminya telah tak ada respon sejak pukul 01.35 waktu setempat.

“Secara resmi di dokumen tadi (meninggalnya) ditulis jam 02.20 waktu Guangzhou,” kata Retno lewat pesan pendek kepada sekretaris Sutopo, Fitri, yang ditunjukkan kepada Tempo.

Masih dalam percakapan pesan pendek yang ditunjukkan Fitri, Retno mengatakan pihak keluarga belum memastikan di mana Sutopo akan dimakamkan. Menurut dia, dulu Sutopo pernah meminta dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Pondok Ranggon, Jakarta Timur. “ Tapi ayahnya Pak Topo sepertinya inginnya di Boyolali,” ujar Retno.

Kepala Bagian TU Pusdatinmas BNPB Yahya membenarkan kabar meninggalnya pria bersahaja itu.

“Iya beliau meninggal sekitar pukul 02.00 waktu Guangzhou, China,” kata Yahya kepada  Tempo, Minggu dini hari.

Yahya belum dapat memastikan kapan jenazah Sutopo akan dibawa pulang ke Indonesia. Ia mengatakan pihak keluarga Sutopo masih berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Indonesia di Cina.

“Mungkin nanti habis subuh baru ada infonya,” tutur dia.

Sutopo diketahui berangkat ke Guangzhou, Cina, untuk mengobati kanker parunya yang semakin parah dan disebut kian menyebar pada 15 Juni 2019 lalu.

Ia mengumumkan kepergiannya ke Cina melalui vlog yang dibuatnya dengan merekam suasana di Bandara Internasional Soekarno Hatta sambil bercerita dan diunggahnya di akun Instagramnya pada 15 Juni 2019.

“Saat ini saya masih berada di Bandara Internasional Soekarno Hatta dalam rangka menuju ke Guangzhou Cina untuk berobat penyakit kanker yang makin gerogoti dan makin menyakitkan,” ujar dia kala itu.

Saat itu Sutopo menuturkan, sel kanker telah menyebar ke banyak tulang dan organ tubuh lain. Sebelumnya, pada unggahan Minggu, 9 April 2019, Sutopo mengirim gambar dia dan ibunya yang terlihat masih segar.

“Setiap Ibu merawatku, tanpa kenal lelah memijit sendi-sendi yang sakit. Meski selesai dipijit langsung sakit lagi,” kata Sutopo. “Nyeri terus menerus dan di banyak sendi. Diberi morfin tidak mempan menahan sakitnya.”

Sutopo selama ini dikenal memiliki dedikasi yang sangat tinggi terhadap bidang pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. Ia nyaris bekerja selama 24 jam sehingga semua hal terkait informasi kebencanaan yang sangat penting dan perlu diketahui masyarakat luas bisa segera diakses para pemburu berita.

Soal tidur, Sutopo pernah mengaku sehari-semalam palinng banyak hanya bisa tidur dua jam. “Saya tidak bisa tidur. Paling 2 jam sudah nikmat banget. Paru-paru saya sudah parah. Malam saya tahajud, habis itu tidak bisa tidur lagi,” katanya.

Meskipun sudah dalam kondisi sakit parah, Sutopo tidak mengajukan cuti. Ia tetap menjalankan tugasnya. Lewat akun Twritter milik Sutopo, publik tahu Sutopo masih melaporkan informasi bencana meskipun ia dalam posisi bersandar di tempat tidur.

Selain di website resmi BNPB, laporan Sutopo tentang bencana di Indonesia juga disebarluaskan melalui media sosial.

TEMPO.CO | DBS

Loading...