Beranda News Bandarlampung “Sweeping” Balap Liar di PKOR Way Halim, Polisi Amankan 32 Remaja dan...

“Sweeping” Balap Liar di PKOR Way Halim, Polisi Amankan 32 Remaja dan 24 Sepeda Motor

149
BERBAGI
Puluhan remaja dan sepeda motor diamankan Polresta Bandarlampung dalam razia balapan liar di PKOR Way Halim Bandarlampung, Minggu dinihari (3/4/2016).

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Aparat Satuan Sabhara Polresta Bandarlampung  merazia aksi balap liar di Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR), Way Halim, Bandarlampung, Minggu dinihari (3/4/2016) sekitar pukul 01.30 WIB. Dari hasil sweeping balap liar tersebut, polisi mengamankan 32 remaja dan 24 sepeda motor berbagai jenis tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan.

Pantauan teraslampung.com di lokasi razia, puluhan aparat kepolisian dan Tim Tangkal Satuan Sabhara Polresta Bandarlampung bersenjata laras panjang menggunakan sepeda motor, langsung menswiping tempat yang digunakan aksi balap liar. Tampak dalam razia tersebut, Kasat Sabhara
Polresta Bandarlampung, Kompol Jatmiko, memimpin razialokasi aksi balap liar.

Puluhan remaja yang saat itu ramai di lokasi balap liar di PKOR, langsung berhamburan lari tunggang langgang mengendarai sepeda motornya saat melihat puluhan aparat kepolisian datang. Pada saat mereka berusaha lari, polisi yang sudah memblokade jalan-jalan keluar, berhasil mengamankan para remaja bersama sepeda motornya yang digunakan untuk aksi balap liar.

Selain di lokasi yang sering dijadikan arena balap liar, polisi langsung menyisir tempat-tempat lainnya di wilayah PKOR memeriksa para pengendara sepeda motor lainnya yang tidak dilengkapi surat kendaraan.

Dari hasil razia, polisi menyita 24 unit sepeda motor berbagai jenis tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan. Selain itu juga, ada sekitar 32 remaja yang diamankan. Mereka yang terjaring razia balap liar itu, disuruh untuk membuka baju yang dikenakan dan di kumpulkan menjadi satu bersama barang bukti motor.

Selanjutnya sekitar pukul 04.00 WIB, barang bukti motor dan puluhan remaja yang diamankan langsung digelandang ke Mapolresta Bandarlampung menggunakan mobil dan  sepeda motor untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Pada saat dalam perjalanan menuju ke Mapolresta tepatnya di trafick light (lampu merah) di Jalan Sultan Agung, Way Halim. Ada beberapa remaja yang dibonceng motor oleh anggota polisi, nekat melompat dari sepeda motor polisi sampai terjatuh dan berusaha lari. Perjalanan pun sempat terhenti, beberapa anggota polisi lainnya langsung mengejar mereka hingga akhirnya dapat ditangkap kembali.