Beranda Hukum Kriminal Syekh Ali Jaber Yakin Pelaku Penusukan Waras dan Sangat Terlatih

Syekh Ali Jaber Yakin Pelaku Penusukan Waras dan Sangat Terlatih

176
BERBAGI
Syekh Ali Mohamed Jaber memberikan keterangan pers atas kejadian penusukannya di Rumah Makan Baba Rayan, Bandarlampung, Senin (14/9/2020). Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim
Syekh Ali Mohamed Jaber memberikan keterangan pers atas kejadian penusukannya di Rumah Makan Baba Rayan, Bandarlampung, Senin (14/9/2020). Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim

Dandy Ibrahim | Teraslampung.com

Bandarlampung — Ulama Syekh Ali Mohamed Jaber mengajak masyarakat, umat Islam, dan waganet untuk tidak terpancing dengan kejadian yang menimpanya dan berbuat di luar hukum.

BACA: Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Ceramah di Bandarlampung

“Jangan terpancing, jangan terprovokasi saya mohon jaga persatuan ini ujian yang terjadi. Memang beredar isu-isu bahwa kok kalau giliran (pelaku kekerasan dengan korban) ulama di bilang gila, kalau (korbannya) pejabat dibilang teroris.Sabar….” keta Syekh Ali Jaber kepada awak media di Rumah Makan Baba Rayan, Jalan Pangeran Emier M. Noor, Bandarlampung, Senin 14 September 2020.

“Jangan kita menimbulkan hukum apa pun. Jangan kita berburuk sangka kita harus menjaga baik sangka (khusnuzon). Banyak orang yang memadamkan cahaya Alquran. Tapi percayalah, yakinlah tidak akan ada yang mampu memadamkan cahaya Alquran,” tambahnya.

Ulama kondang itu menilai pelaku penikaman bukan orang gila karena cara menikamnya sepertinya sudah terlatih.

“Saya tidak terima pelaku ini dianggap gila. Sebab  cara dia ketika berhadapan dengan saya sambil dia tusuk kemudian lepas kemudian dia tusuk lagi dan patah pisaunya dengan kekuatan dan keberanian, maaf, (yang seperti itu) bukan orang yang dengan gangguan jiwa. Dia sangat sadar dan sangat berani bahkan sangat terlatih,” jelas Syekh Ali Jaber.

BACA: Syekh Ali Jaber Terluka di Lengan Kanan, Penusuk Diringkus

“Dan kalau kata terlatih berarti, ada orang di belakangnya.  Siapa? Allahualam. Biarkan saja proses hukum berjalan.Kita doakan saja aparat keamanan berkerja dengan amanah dan jujur,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, mengatakan pihaknya saat ini terus memproses pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Tapi yang pasti Kami dari pihak penyidik Polresta Bandarlampung akan memproses sesuai prosedur hukum. Kita sudah tetapkan pelaku sebagai tersangka dengan Pasal 351 ayat 2 ancaman maksimal 5 tahun. Tersangka saat ini sudah kita tahan di Rutan Polresta Bandarlampung,” katanya.

Loading...