Tabligh Akbar yang akan Digelar Pemkab Lampung Utara Berpotensi Langgar Perda APBD

  • Bagikan

Feaby/teraslampung.com

Mamah Dedeh (dok viva.co.id)

KOTABUMI–Kegiatan Tabligh akbar yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) pada Minggu (14/12), berpotensi melanggar Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014. Pasalnya, kegiatan yang menjadi salah satu program unggulan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara tersebut diduga kuat tidak tercantum dalam rencana kegiatan dan anggaran Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura tahun 2014.

Bupati Agung sendiri mulai memimpin Lampura terhitung sejak tanggal 25 Maret 2014 atau saat Perda APBD telah disahkan oleh pemerintahan mantan Bupati Zainal Abidin.

Kepala Bagian Kesos Pemkab, Sinar Barkah mengakui bahwa program Tabligh akbar belum dianggarkan oleh Pemkab Lampura pada tahun 2014 ini. Program tersebut  baru akan dianggarkan pada tahun 2015 mendatang.

 “Tahun 2014 ini memang belum dianggarkan. Cuma kegiatan ini harus tetap jalan karena untuk mendukung program Bupati,” ujar dia, diruangannya, belum lama ini.

Lantaran belum dianggarkan, terus dia, pihaknya berinisiatif untuk memungut sumbangan pribadi dari setiap Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (Kepala Dinas atau Badan,red) agar kegiatan ini dapat terselenggara. “(Dananya bersumber dari) sumbangan pribadi semua Kepala Satker (Satuan Kerja),” katanya.

Menurut Sinar Barkah, program keagamaan dengan mendatangkan para penceramah kondang itu akan diselenggarakan secara rutin setiap tiga bulan pada tahun depan.

“Kegiatan keagamaan pertriwulan ini akan terus mendatangkan penceramah kondang,” kata dia.

Ketika ditanya mengenai seberapa jauh manfaat atau keberhasilan dari program tersebut  bagi masyarakat Lampung Utara, Sinar Barkah  tak mampu menjelaskannya secara gamblang. Ia hanya mengatakan tolok ukur  keberhasilan program ini berupa membludaknya para peserta dalam kegiatan tersebut.

“Tolok ukurnya, ya jumlah peserta yang berduyun – duyun atau antusiasme para peserta,” ucap dia.

Sementara saat ditanya alasannya mengapa selama ini Pemkab belum pernah mendatangkan penceramah di luar agama Islam, pejabat muda ini berdalih bahwa permohonan dari warga untuk mendatangkan penceramah diluar agama Islam hingga kini belum ada.

“Kami belum pernah mendapat permohonan dari agama selain Islam,” kilahnya. .

Pada Minggu (14/12) , Pemkab Lampura bakal menggelar kegiatan tabligh akbar dengan mendatangkan penceramah kondang asal Ibukota Jakarta yakni Mamah Dedeh.

  • Bagikan