Beranda News Bandarlampung Tabung Gas Meledak, Pengunjung Pasar Gudang Lelang Panik

Tabung Gas Meledak, Pengunjung Pasar Gudang Lelang Panik

115
BERBAGI
Suasana Pasar Gudang Lelang Bandarlampung usai meledaknya tabung gas, Jumat petang (30/11/2018).
Suasana Pasar Gudang Lelang Bandarlampung usai meledaknya tabung gas, Jumat petang (30/11/2018).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Pengujung Pasar Gudang Lelang dan warga di sekitar Jalan Ikan Bawal, Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Bumi Waras, Bandarlampung berhamburan lari kocar-kacir dari dalam warung dan rumahnya setelah digegerkan suara ledakan diduga berasal dari tabung gas ukuran 3 Kg yang berasal dari Rumah Makan “Barokah” milik Maysaroh, Jumat petang 30 November 2018 sekitar pukul 17.40 WIB

Akibat dari peristiwa ledakan tabung gas elpiji tersebut, lima orang korban mengalami luka bakar ditubuhnya yakni dibagian tangan, kaki dan wajahnya. Kelima korban itu adalah, Maysaroh selaku pemilik Rumah Makan, dua pegawainya Ria dan Nurhasanah, lalu Aldi (juru parkir) dan Toripah (penjual gorengan). Kelima korban, langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut keterangan pedangang makanan otak-otak, Ningsih (16) yang saat itu berdagang tepat berada disebelah Rarung Makan “Barokah” milik Ibu Masyaroh di Jalan Ikan Bawal, Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Bumi Waras menceritakan, bahwa peristiwa ledakan diduga berasal dari tabung gas elpiji isi 3 kilogram itu terjadi sebelum ba’da Maghrib yakni sekitar pukul 17.40 WIB.

“Saya kaget begitu dengar ada suara ledakan dari dalam rumah makan itu. Bahkan saat itu, saya juga lihat ada beberapa orang lari berhamburan keluar dari dalam warung karena ketakutan dengar suara ledakan diduga berasal dari tabung gas elpiji itu,”ujarnya saat ditemui dilokasi kejadian, Jumat 30 November 2018 petang.

Pasca ledakan itu, kata Ningsing, ia melihat ada lima orang yang diduga jadi korban ledakan dengan kondisi seperti luka bakar dan bagian dalam rumah makan masih terlihat apinya.

“Salah satu korban, ada yang pakaiannya sepertinya kebakar gitu terus kulitnya juga seperti mengelupas,”bebernya.

Taklama setelah kejadian, lanjut Ningsih, barulah warga mulai berdatangan dan menolong para korban dari dalam Rumah Makan “Barokah” tersebut dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit.

“Kelima korban ledakan tabung gas, saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit. Tapi saya nggak tau, ke Rumah Sakit mana korban itu dibawanya,”jelasnya.

Sementara Aang Tajrin (47) yang rumah berdampingan dengan Rumah Makan “Barokah” tersebut menuturkan, bahwa dirinya mendengar adanya suara ledakan cukup keras di sebelah rumahnya. Bahkanrumahnya seperti mau runtuh, saat terjadinya ledakan tersebut.

“Ada satu kali suara ledakan itu dan cukup besar sekali, sampai kaca rumah saya pecah, plafon jebol dan asbes sampai hancur. Tapi waktu kejadian, saya dan keluarga berada didalam kamar,”ungkapnya.

Menurut keterangan kerabat pemilik warung, Sodiah (47) menuturkan, kelima korban saat ini sedang menjalani perawatan medis di dua Rumah Sakit. Untuk korban Maysaroh pemilik warung dan dua pegawainya Ria dan Nurhasanah, dirawat di RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo. Sementara untuk untuk dua korban lagi, dirawat di Rumah Sakit Bumi Waras.

“Ada lima korban, mereka mengalami luka bakar di tangan, kaki dan wajah. Tapi luka bakar yang paling parah adalah pemilik warung dan dua pegawainya. Saat ini, para korban sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit,”ujarnya.

Mengenai kronologis kejadiannya, Sodiah mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun Ia menduga, bahwa suara ledakan yang cukup besar itu, berasal dari tabung gas elpiji isi 3 kilogram yang berada di dapur rumah makan milik kerabatnya Maysaroh tersebut saat mereka sedang memasak.

“Saya kurang tahu, ledakannya itu dari kompor apa dari tabung gasnya. Soalnya, pas begitu saya datang kesini sudah ramai,”tandasnya.

Loading...