Tahun Ini PNS tidak Dapatkan Peningkatan Tunjangan Kinerja, Ini Alasannya

  • Bagikan
ASN/PNS mengikuti upacara (ilusrasi)

TERASLAMPUNG.COM — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menyatakan tahun ini seluruh pegawa negeri sipil (PNS) harus turut prihatin dan mendukung pemerintah mengatasi Covid-19. Terkait hal itu, PNS pada tahun 2021 tidak akan mendapatkan peningkatan tunjangan kinerja atau Tukin.

“Mohon maaf, tahun ini untuk usulan peningkatan besaran tunjangan kinerja PNS kami hentikan dulu,” kata MenPAN-RB Tjahjo Kumolo , saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Rabu (24/3/2021).

Menteri Tjahjo Kumolo mengaku ia menyadari bahwa masih banyak kementerian/lembaga dan pemda yang besaran tunjangan kinerjanya baru 50 sampai 60 persen. Hal itu perlu ada pengajuan ke KemenPAN-RB untuk mendapatkan kenaikan menjadi 80 sampai 100 persen.

Tjahjo juga memahami tunjangan kinerja alias tukin sangat diharapkan PNS untuk membantu pendapatan aparatur sipil negara (ASN).

“Terlebih lagi gaji PNS tidak mungkin naik, sehingga yang diharapkan hanya tunjangan kinerja, THR, dan gaji ke-13,” katanya.

Tjahjo mengungkapkan latar belakang kementeriannya tidak bisa memberikan kenaikan tukin. Menurutnya, hal itu karena sudah ada surat edaran Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengusulkan akan kenaikan tukin dihentikan sementara.

“JBu Menteri Keuangan mengatakan bahwa anggaran tahun ini difokuskan dulu untuk penyediaan infrastruktur kesehatan, bansos, dan lainnya yang urgen,” kata mantan Menteri Dalam Negeri itu.

“Kami berharap usulan kenaikan tunjangan kinerja ini bisa dibuka kembali tahun depan. Tentunya disesuaikan dengan kondisi keuangan negara,” tambahnya.

Loading...
  • Bagikan