Beranda Hukum Narkoba Tak Ada Barang Bukti Sabu, Ketua DPRD Buton Direhabilitasi BNNP

Tak Ada Barang Bukti Sabu, Ketua DPRD Buton Direhabilitasi BNNP

177
BERBAGI
Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol Tagam Sinaga (tengah) saat melakukan pemusnahkan barang bukti 6,4 Kg sabu-sabu hasil sitaan jaringan asal Aceh

TERASLAMPUNG.COM — Polisi menyerahkan Ketua DPRD Buton Selatan La Usman yang ditangkap karena sabu kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara untuk direhabilitasi. Usman ketahuan mengkonsumsi sabu di sebuah hotel di bilangan Jakarta Pusat.

“Direhabilitasi karena tak ditemukan barang bukti saat penangkapan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya pada Selasa, 27 November 2018.

Tim Sub Direktorat I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Usman di Hotel Red Planet, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 23 November 2018.

Pada saaat menggeledah kamar nomor 217 tempat Usman menginap, polisi mendapati dua buah cangklong untuk menghisap sabu bekas pakai. “Satu ditemukan di kantong celana yang bersangkutan dan satu lagi di kloset,” ucap Argo.

Hasil tes urin terhadap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyatakan bahwa ia positif mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Menurut pengakuannya, Usman memakai sabu tersebut sehari sebelum penangkapan.

Usman memesan sabu dari seseorang berinisial Lani. Ia merupakan supir yang kerap disewa Usman setiap kali ke Jakarta. Polisi pun telah memasukkan Lani ke daftar pencarian orang (DPO). “Usman memesan satu gram seharga Rp 1,5 juta,” ucap Argo.

Sebelum penyerahan hari ini, kata Argo, BNN Kota Jakarta Selatan telah melakukan assesment terhadap Usman. Mereka pun telah mengambil sampel dari rambut dan darah Ketua DPRD Buton Selatan itu untuk dicek di laboratorium.

Urus Pekan Olahraga

UrKetua DPRD Buton Selatan, La Usman, mengaku datang ke Jakarta untuk mengurus agenda Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga. Namun, ia keburu tertangkap polisi karena kedapatan mengonsumsi narkoba dan kembali ke daerahnya sebagai tahanan.

Baca berita sebelumnya:
Tak Ada Bukti Sabu, Ketua DPRD Buton Diserahkan ke BNN Provinsi

“Mau mengurus berkaitan dengan anggaran POR serta cabang-cabang lainnya ke Kemenpora,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya pada Selasa, 27 November 2018.

Argo mengungkapkan bahwa Usman juga mengaku telah menggunakan sabu sejak setahun lalu. Dalih mengonsumsi sabu agar tubuhnya tetap fit. “Kata dia supaya tidak capek, untuk menghilangkan stress,” ucap Argo.

Tim di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Usman di Hotel Red Planet, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 23 November 2018. Saat menggeledah kamar nomor 217 tempat Usman menginap, polisi mendapati dua cangklong bekas dipakai mengisap sabu.

Dari pemeriksaan, Usman mengaku meggunakannya sehari sebelum penangkapan. Hasil tes urine terhadap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan bahwa ia positif menggunakan narkotika jenis sabu.

Usman memesan sabu dari seseorang berinisial L, seorang sopir yang kerap disewa setiap kali di Jakarta. Polisi pun telah memasukkan L ke daftar pencarian orang (DPO). “Usman memesan satu gram seharga Rp 1,5 juta,” ucap Argo.

Polisi menyerahkan La Usman ke Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara untuk direhabilitasi, Selasa 27 November 2018. Alasannya, saat penangkapan tidak ditemukan barang bukti berupa sabu.

Tempo.co

Loading...