Tak Lolos Seleksi, Para Calon Anggota KPU Ajukan Surat Keberatan

Bagikan/Suka/Tweet:

Mashuri Abdullah/Teraslampung.com

SUKADANA – Sepuluh peserta seleksi calon komisioner KPU Lampung Timur  yang tidak lolos seleksi mengajukan surat keberatan kepada Ketua Tim Seleksi (timsel) KPU Lampung Timur, Rabu (25/6).  Ke-10 peserta seleksi itu adalah Susilowati, Slamet Wahyudi, Mahdor, Arif Setiawan, Ahmad Baherman, Uslih, Muhlis Yulianto, Mariah, Budi Wahyono, dan Lailatul Khoiriyah.

Surat keberatan tersebut juga ditembuskan kepada KPU RI, KPU Provinsi Lampung, Bawaslu Lampung, Ombudsman, KIP Lampung, dan LBH Bandar Lampung.

Dalam pengaduannya kesepuluh orang tersebut menyatakan tim seleksi (timsel) telah melanggar beberapa aturan dalam seleksi calon anggota KPU.  Aturan yang dilanggar antara lain Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2013 tentang Seleksi KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Aturan lain yang dilanggar adalah  SK KPU no.47/Kpts/KPU/ 2013.

Dalam suratnya juga disebutkan bahwa timsel melanggar beberapa prosedur, yakni tidak adanya second interviewer, notulen dan alat perekam, sewaktu pelaksanaan psikotes.  Sedangkan dalam wawancara tim seleksi tidak memberikan materi yang sama kepada peserta dan materi tes tidak sesuai dengan ketentuan.

Dalam SK KPU No.47/Kpts/KPU/2013, materi wawancara adalah mengenai pengenalandan evaluasi diri, perspektif, visi, dan strategi pemberantasan korupsi dalam kedudukannya sebagai anggota KPU.  Selain itu juga tentang integritas dan etika.

Kesepuluh orang tersebut kemudian menuntut timsel KPU Lamtim agar membatalkan keputusan No.04/Timsel/008.435065/VI/2014 tentang penetapan hasil tes tertulis, kesehatan, kejiwaan, dan psikotes. Mereka juga menunut dilakukan seleksi ulang yang sesuai prosedur yang berlaku.