Beranda Politik Tak Terpengaruh “Papa Minta Saham”, Setya Novanto Calon Kuat Ketua Umum Partai...

Tak Terpengaruh “Papa Minta Saham”, Setya Novanto Calon Kuat Ketua Umum Partai Golkar

241
BERBAGI
Para calon ketua umum Partai Golkar menunjukkan nomor urut calon (Foto: detik.com)

JAKARTA, Teraslampung.com — Meskipun harus mundur sebagai Ketua DPR karena diduga terkait dengan isu “Papa Minta Saham (PT Freeport Indonesia)”, politikus Partai Golkar Setya Novanto tetap lolos sebagai calon ketua umum Partai Golkar. Lolonya Novanto karena dia dinilai panitia sebagai tidak tercela,, satu bagian dari prinsip yang katanya disebut Prestasi Dedikasi Loyalitas dan Tidak Tercela (PDLT) veri Partai  Golkar.

“Setya Novanto tidak tercela sesuai yang disampaikan lewat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK),” kata Ketua Komite Pemilihan Munaslub Golkar Rambe Kamarulzaman, di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (7/5/2016).

Menurt Rambe, meskipun kasus ‘papa minta saham’ yang pernah menghebohkan dunia politik Indonesia diketahui publik secara luas, namun untuk membuktikan bahwa Novanto tercela sulit dibuktikan.

“Misalnya kalau penjudi bagaimana dia buktikan dia penjudi sebelum dia ditangkap? Kalau pezina bagaimana cara membuktikan bahwa dia pezina?” kata Rambe, memberikan perbandingan kasus ‘papa minta saham’ yang diduga melibatkan Novanto dengan dua kasus pelanggaran hukum-moral lainnya.

Lolosnya Novanto sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar yang akan bersaing dengan lima  kandidat lainnya membuat perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar dalam  Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Bali pada 15 Mei 2016 mendatang akan makin seru.

Selain Novanto, para calon lainnya adalah Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Aziz Syamsudin, Mahyudin, Priyo Budi Santoso, Indra Bambang Utoyo, Syahrul Yasin Limpo.

Di antara delapan calon ketua umum partai beringin itu, Setya Novanto paling kaya. Kekayaan masing-masing calon ketua umum Partai Golkar adalah:

1. Airlangga Hartarto Rp46.390.867.653.
2. Setya Novanto USD49.150 dan Rp114.769.292.837.
3. Aziz Syamsuddin USD24.999 dan Rp58.932.608.283.
4. Syahrul Yasin Limpo Rp19.686.640.282
5. Mahyudin Rp10.613.794.004.
6. Ade Komarudin Rp20.020.855.660 dan utang Rp3.580.952.380.
7. Priyo Budi Santoso USD77.437 dan Rp17.538.162.552.
8. Indra Bambang Utoyo Rp5.601.892.500.


Masing-masing calon,kecuali Indra Bambang Utoyo dan Syahrul Yasin Limpo, menyetor uang sumbangan Rp 1 miliar untuk perhelatan Munaslub di Bali.