Talut di Bandarputih Ambrol, PGK Lampura Desak Kontraktor Segera Perbaiki

Talut yang ambrol di Jalan Lintas Tengah Sumatera, tepatnya di Desa Bandarputih‎, Lampung Utara
Talut yang ambrol di Jalan Lintas Tengah Sumatera, tepatnya di Desa Bandarputih‎, Lampung Utara
Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby|‎Teraslampung.com

Kotabumi–Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Lampung Utara menduga ambrolnya talut di Jalan Lintas Tengah Sumatera atau tepatnya di Desa Bandarputih, Kecamatan Kotabumi Selatan akibat kualitas pembangunannya di bawah standar. ‎Kondisi ini kian diperparah dengan buruknya cuaca yang terjadi belakangan ini.

“Kemungkinan besar pembangunan talut yang ambrol itu disebabkan oleh kualitas pembangunannya yang tidak sesuai standar sebagaimana yang telah diharuskan,” kata Ketua PGK Lampung Utara, Exsadi, Rabu (22/12/2021).

‎Jika memang dugaannya itu benar, menurut Exsadi, maka hal ini menjadi isyarat nyata akan rendahnya tingkat kepedulian pihak penyedia pekerjaan itu terhadap mutu pekerjaan yang dikerjakan. Padahal, mutu pekerjaan merupakan hal yang diatur dalam dokumen spesifikasi teknis masing-masing pekerjaan.

“Dalam pelaksanaan setiap proyek konstruksi, sasaran pengelolaan proyek di samping biaya dan jadwal adalah pemenuhan persyaratan mutu,” paparnya.

Menurut Exsadi, persyaratan mutu dalam setiap proyek hanya akan terpenuhi apabila semua persyaratan yang ditentukan dalam kriteria dan spesifikasi terpenuhi. Persyaratan mutu ini diharapkan berfungsi secara memuaskan dalam kurun waktu tertentu. Untuk mencapai tujuan tersebut secara efektif dan ekonomis tidak hanya diperlukan pemeriksaan di tahap akhir sebelum diserahterimakan, tetapi juga diperlukan serangkaian tindakan sepanjang siklus proyek mulai dari penyusunan program, perencanaan, pengawasan, pemeriksanaan dan pengendalian mutu.

“Apapun bentuknya, talut yang ambrol itu hendaknya segera diperbaiki ‎supaya tujuan dari pembangunan itu dapat tercapai,” kata dia.

Sebelumnya, diduga karena kualitas pembangunan yang buruk, talut yang dibangun di Jalan Lintas Tengah Sumatera yang berada di Desa Bandarputih, Kotabumi Selatan, Lampung Utara ambrol.

Pantaua‎n di lokasi, panjang talut yang ambrol itu mencapai sekitar lima ‎meter. Talut yang ambrol itu berada di sisi kiri jalan dari arah Bandarlampung. Selain ambrol, kerusakan nyaris serupa juga terlihat di titik lainnya yang letaknya tak begitu jauh.

Secara kasatmata, pembangunan talut itu diduga kuat tidak sesuai spesifikasi yang diharuskan. ‎Itu terlihat dari pemasangan material talut yang terkesan hanya menempel di tanah. Belum lagi telah terdapat keretakan di sejumlah talut tersebut.

Sayangnya, sama sekali tidak ditemukan papan proyek yang terpasang di sekitar lokasi pembangunan talut. Akibatnya, belum dapat diketahui‎ proyek itu berasal dari instansi mana berikut sumber anggaran yang mendanai proyek tersebut.

Kendati demikian, kuat dugaan proyek ini masuk dalam wewenangnya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung. Itu dikarenakan talut yang dibangun berada di atas jalan milik negara.

“Talut itu ambrol sudah sejak semingguan ini. Yang ambrol itu talut yang sebelah kiri jalan dari arah Bandarlampung,” kata salah seorang warga sekitar yang menolak disebutkan identitasnya.