Beranda Ekbis Bisnis Tambak Swadaya, Empat Dam di Bumi Dipasena Selesai Direvitalisasi

Tambak Swadaya, Empat Dam di Bumi Dipasena Selesai Direvitalisasi

466
BERBAGI
Dam di pertambakan Bumi Dipasena yang baru selesai direvitalisasi.(Foto: Ari Suharso)

TERASLAMPUNG.COM — Untuk meningkatkan produksi tambak udang yang dikelola secara swadaya, para petambak di Bumi Dipasena, Kecematan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulangbawang terus melakukan revitalisasi. Terakhir, para petambak melakukan revitalisasi empat dam secara swadaya.

Ketua P3UW Lampung, Nafian Faiz, mengatakan pintu dam di bumi dipasena ini pernah direncanakan masuk dalam anggaran bantuan dari kementrian kelautan perikanan pada beberapa tahun yang lalu.

“Dulu sudah sampai survei lokasi dan mengajak koordinasi beberapa kali, tapi sampai hari ini tidak ada kabarnya lagi. Sekarang, dengan cara swadaya kita bisa merevitalisasi pintu air,” kata Nafian, pada ada syukuran selesainya revitalisasi empat pintu air Bumi Dipasena, Minggu petang, 25 Agustus 2018.

Bagi warga petambak Bumi Dipasena, pintu air (dam) menjadi salah satu infrastruktur yang paling vita untuk kelangsungan usaha budidaya udang windu.

BACA: Amankan Sertifikat, Para Petambak Dipasena Sewa “Safe Deposit Box” BRI

Revitalisasi tambak yang baru dikerjakan secawa mandiri itu dananya dikumpulkan secara swadaya melalui Program Investasi Rp1000/petambak yang di motori oleh Perhimpunan Petambak Pengusaha Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) .

Syukuran selesainya revitalisasi dam di pertambakan Bumi Dipasena (Foto: Ari Suharso)
Syukuran selesainya revitalisasi dam di pertambakan Bumi Dipasena (Foto: Ari Suharso)

Empat unit dam yang terdiri dari 55 pintu air galvanis lapis aspal dikerjakan bersama beberapa kontraktor swasta sejak Maret 2018 , menelan biaya sebesar Rp 1.316.000.000,- telah selesai di revitalisasi dengan baik pada hari ini.

Arizal, ketua panitia sekaligus koordinator infra Bumi Dipasena Mulya menyampaikan dalam sambutannya bahwa pihak yang paling berjasa atas selesainya revitalisasi pintu dam ini adalah anggota P3UW lampung dan masyarakat Bumi Dipasena yang hingga hari ini masih tetap komitmen mengumpulkan dana swadaya melalui Program investasi 1000 P3UW Lampung.

“Meskipun pintu air telah selesai diperbaiki bukan berarti Program revitalisasi mandiri di Dipasena telah selesai. Masih banyak infrastruktur yang harus di perbaiki,” ujar Arizal.

TL/Ari Suharso

BACA JUGA: Warga Bumi Dipasena Mulai Lakukan Revitalisasi Tambak Mandiri

 

Loading...